Mantan Rekan. Fransisco Rivera saat di pressing Hugo Gomes. Menurut keterangan Tavarez, pemain asal Meksiko ini belum fit 100%, dan dipaksakan turun. (Foto Media Persebaya)

Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya sukses mengamankan kemenangan penting dengan skor 3-1 atas Madura United dalam laga Derbi Suramadu pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Bermain di depan pendukungnya, Persebaya membuka keunggulan lebih dulu di babak pertama lewat gol dari Miguel Pinto pada menit ke-22.

Sepakan placing itu mampu membuat Angga Saputra mati langkah menyasar pada tiang jauh sebelah kiri gawangnya.

Madura United tak berhenti menggempur Bajul Ijo, Laskar Sape Kerrab kemudian menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Gali Freitas pada menit ke-69, sesaat setelah Madura United harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima Paulo Sitanggang akibat melanggar keras Arief Catur.

Mentalitas skuad asuhan Bernardo Tavares teruji di pengujung laga. Persebaya memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti Yuran Fernandes (90+1′) dan tambahan gol dari Yann Mabella (90+7′).

Wasit Eko Saputro menunjuk titik putih akibat pelanggaran yang terjadi. Namun, ia memastikan keputusan itu dengan melihat tayangan ulang melalui VAR.

Setelah melihat tayangan tersebut, penalti diberikan dan Yuran berhasil mengecoh Angga Saputra.

Sebelum dan sesudah pertandingan, pelatih asal Portugal ini menegaskan beberapa poin terkait pertandingan tadi.

Sebelum laga, Tavares dengan tegas meminta para suporter agar tidak menghujat para pemain jika terjadi hasil minor, dan meminta agar segala kritik dialamatkan langsung kepada dirinya selaku pelatih.

Ia sangat menekankan pentingnya membangun identitas permainan yang intens, agresif, dan dinamis di lapangan untuk terus mendikte jalannya laga.

Kemenangan kandang ini sekaligus menjadi kebangkitan yang krusial bagi Bajul Ijo untuk mengembalikan kepercayaan diri setelah sempat tersandung di laga sebelumnya.

BACA JUGA  Kalah Lawan PSM Makassar, Tavarez : "Kami Akan Evaluasi"

Kemenangan ini di apresiasi Tavares. Ia mengaku paling menyukai sikap yang ditunjukkan para pemain di lapangan. Menurutnya, keberhasilan mengamankan kemenangan tak lepas dari permainan yang agresif, intens, serta pergerakan dinamis untuk menciptakan ruang yang harus dijadikan identitas tetap tim.

Meskipun sukses mencetak tiga gol dan menciptakan banyak peluang, ia menilai akurasi tembakan skuadnya masih perlu ditingkatkan agar setiap kesempatan emas bisa dikonversi menjadi gol dengan lebih maksimal.

Terkait gol yang dicetak Madura United, Tavares menyoroti prosesnya yang berawal dari situasi transisi setelah lawan mendapatkan pelanggaran.

Ia menilai timnya harus lebih baik dalam mengantisipasi situasi tersebut, termasuk melakukan pelanggaran taktis (tactical foul) di momen tertentu guna membendung serangan.

Ia juga terbuka mengenai kondisi fisik beberapa pilar utamanya yang belum optimal, bahkan ada yang berada di kisaran 50–60 persen, seperti Rivera dan Alex. Khusus untuk Rivera yang bermain dalam kondisi cedera, Tavares tetap memainkannya karena visi, kualitas umpan, dan kemampuannya mengambil keputusan krusial sangat dibutuhkan tim, yang terbukti berbuah lewat hadiah penalti.

Kemudian, mantan pelatih PSM Makassar ini juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca berupa hujan serta lapangan yang berat turut memberikan pengaruh tersendiri pada jalannya pertandingan.

Dengan kemenangan ini, Persebaya mengemas 12 poin dan duduk di posisi ke-7 klasemen sementara.

____________

greenforce.co.id

tonirupilu/pre

yans.loss27/pho