Coach Seto : “Target kami 1 poin, Persebaya di untungkan absen nya pilar kami”

0
323
Pelatih Kepala Persebaya Wolfgang Pikal dan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdianto dalam Pre Match Conference di kediaman Wakil Walikota Surabaya (28/10/2019) bersama kiper Persebaya Miswar Saputra dan Kapten tim PSS Sleman Bagus Nirwanto

SURABAYA (GF) Tren kemenangan dalam beberapa laga PSS Sleman menjadi amunisi motivasi klub berjuluk Elang Jawa ini. Dalam lawatan ke Surabaya dengan membawa 18 pemain, coach yang di gadang sebagai pelatih timnas ini yakin akan mampu mencuri poin. Di dalam optimisme tersebut, mantan pemain PSIM Jogjakarta ini juga mengakui dan mengantisipasi kebangkitan Persebaya yang dalam laga di Gelora Bung Tomo hanya mendapat 1 poin, ditambah kekalahan-kekalahan lainnya.

“Persebaya tim yang sangat bagus, banyak pemain nya keluar masuk tim nasional, apalagi mereka bisa dapat di turunkan nantinya” ungkap pelatih bernama lengkap Matheus Seto Nurdiantara tersebut. Hal ini juga di tegaskan oleh kapten tim Bagus Nirwanto yang mendampingi dalam Pre Match Conference di kediaman Wakil Walikota (28/10/2019).

Bagus mengaku bahwa ini adalah kali pertama nya masuk dan menginjakan kaki di stadion kebanggaan kota Surabaya. ” Persebaya tentu membawa banyak motivasi, di depan pendukung fanatiknya bonek mania, tentu mereka akan bermain all out” kata kapten berjanggut tipis ini. ” Karena ini kali pertama, tentu saya pribadi akan merinding oleh bonek” tutup pemain pemilik nomor punggung 3 berposisi bek ini.

“Setiap tandang kami selalu menarget 1 poin, jika bisa 3 poin alhamdullilah” kata seto ketika ditanya oleh wartawan. Terlebih dalam laga ini, Seto realistis, sebab 2 pemain asing mereka Alfonso De La Cruz dan Brian Ferreira didera cedera dan sakit ungkap Seto. Kedua pemain tersebut tidak di rekomendasi tim medis pasca melawan Persija Jakarta pekan lalu.

Lain hal dengan Persebaya Surabaya. Laga sesama juara liga 2 di masa masing-masing ini menjadi tonggak kebangkitan klub kebanggaan arek suroboyo ini. Persebaya dalam 8 laga di Surabaya tidak mendapatkan poin maksimal, apalagi kekalahan telak melawan Persib dan kalah dari Persela hal ini membuat Presiden Klub Azrul Ananda memberi warning.

Pekan ke 25 ini Persebaya tidak memiliki pilihan lain selain menang. Desakan supporter dan insan sepak bola Surabaya harus menjadi motivasi lebih. Coach Wolfgang Pikal mengatakan bahwa secara kesiapan tim telah siap setelah latihan dan recovery selama 4 hari pasca melawan Persela lalu.

Pikal mengaku pemain-pemain pilar nanti bisa di lihat dari official training sore hari ini. Persebaya masih di selimuti persoalan cedera pemain dan absen karena kepentingan timnas. “Saya sudah memotivasi mental tanding pemain, dan harus mampu mendapatkan kemenangan di GBT besok”.

Miswar Saputra pun menguatkan apa yang dikatakan pelatih berkebangsaan Austria itu. “Kami seluruh pemain sudah berkumpul menyatukan tekad untuk bangkit” kata kiper asal Nanggroe Aceh Darussalam ini. Ditanya soal warning Azrul Ananda, Miswar menjawab dengan diplomasi bahwa itu menjadi pecut agar tim segera berbenah dan bangkit. “Teman-teman tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu yang membuat kami canggung, namun itu sebagai cambuk motivasi” kata pemilik tinggi badan 1.79 meter ini.

Pikal juga menaruh respek pada Bonek. Pikal berharap bonek akan seperti fans Liverpool. “Saya berharap bonek seperti Liverpool yang you’ll never walk alone, jujur saya tidak membaca koran, itu kiat-kiat Alfred Riedl agar menjaga fokus dan konsentrasi tim” tutup pelatih yang 1 November mendatang berusia 52 tahun.