Gagal Menutup Kompetisi Happy Ending, Persebaya Anti-Klimaks

0
75
Tim Persebaya Surabaya Musim 2021/2022 Dalam Sesi Foto Bersama Di Latihan Terakhir Di Lapangan Trisakti Kuta, Badung, Bali. (Foto Official Persebaya)

Denpasar, greenforce.co.id – Kompetisi BRI Liga 1 Musim 2021/2022 telah di rampungkan Persebaya saat menjamu Borneo FC di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. (30/3)

Persebaya gagal revans pada tim berjuluk Pesut Etam ini. Kalah 1-2 (1-2) mengantar Persebaya di posisi ke-5 dengan poin 66.

Persebaya tertinggal lebih dulu di menit ke 3′ oleh pressure Wawan Febrianto yang gagal dihalau Koko Ari hingga justru bola mengalir ke gawang yang di jaga Andhika Ramadhani.

Dengan bermain terbuka Persebaya menyamakan kedudukan 1-1 oleh Taisei Marukawa di menit ke 23′ memanfaatkan bola rebound yang mengarah ke arahnya. Pemain asal Jepang ini membukukan 17 gol. Taisei berhasil menjadi pemain Jepang tersubur yang bermain di Indonesia.

Tak berselang lama,  Fransisco Torres mencetak gol kedua Borneo FC di menit 28′. Kekalahan ini diakui Aji Santoso sebagai Anti-Klimaks anak asuh-nya saat berhasil melumat Bali United di pekan 33.

Persebaya tidak mengakhiri kompetisi dengan happy ending. Tanpa adanya pemain seperti Alwi Slamat, Ricky Kambuaya, Reva Ady, diakui Aji bahwa Persebaya tidak bermain seperti biasanya. ” Anak-anak bermain tidak seperti biasanya, menurut saya seperti Anti-Klimaks saat mengalahkan Bali United” kata Aji.

Aji juga mengatakan bahwa di tariknya Samsul Arif menambah ketumpulan kini depan. Ada beberapa peluang yang di miliki Supriadi, sayang finishing Arek Rungkut Surabaya ini menyamping dan di gagalkan bek Borneo FC.

Kekalahan ini menurut Risky Ridho yang mendampingi Aji Santoso di post match press conference mengatakan bahwa gol-gol Borneo yang tercipta adalah kesalahan pemain Persebaya sendiri.

“Ini kesalahan kami, ini kelengahan kami di area pertahanan” kata bek alumni internal Persebaya ini.

Bhayangkara FC yang sore hari berhasil menang atas Persiraja Banda Aceh, diakui Aji ada sedikit banyak mempengaruhi mental tim besutannya. “Pasti ada sedikit banyak anak-anak terpengaruh hasil yang di menangkan Bhayangkara, tapi saya tekankan ke anak anak seharusnya tidak boleh terpengaruh hasil Bhayangkara” sambung Aji.

Meski berat untuk tidak melihat hasil pertandingan lain, dan gol-gol tercipta akibat kesalahan, Persebaya mengakui kemenangan Borneo FC.

Terkait pemain yang akan di pertahankan di musim depan, Aji mengatakan minggu pertama setalah puasa akan membicarakan soal pemain Persebaya. “1-2 hari nanti akan ada pengumuman dari managemen Terkait saya di Persebaya” imbuhnya.

Ada beberapa pemain yang masih terikat kontrak hingga 2024 sebagian adalah pemain muda seperti Marselino Ferdinan, dan kawan-kawan. Risky Ridho mengatakan bahwa dirinya di kontrak Persebaya hingga Desember 2022.

Untuk Bruno Moriera, pemain asal Brasil itu akan menjajal liga dua di Yunani. ” Saya memberi kebebasan ke pemain (asing), Bruno sepertinya akan ke Yunani, komunikasi dengan saya sepertinya dia menerima tawaran ke Yunani, mungkin dia mencari challenge baru” tambah Aji.

Kondisi Samsul Arif mengalami cedera hamstring dan Koko Ari harus di periksa secara mendalam, sebab bek kanan alumni internal itu baru saja menjalankan operasi ACL-nya.

Dengan hasil minor ini, Aji Santoso mengapresiasi setinggi nya untuk seluruh pemain yang telah berkerja keras melakoni musim kompetisi yang begitu ketat. Juru taktik itu juga menyampaikan Terima kasih kepada seluruh pemainnya yang telah maksimal hingga memenuhi target managemen di posisi 5 besar.

(tr/yl)