Kalah Lawan PSM Makassar, Aji Santoso : “Tim Ini Prospek, Tinggal Butuh Jam Terbang Saja”

0
54
Supriadi Saat Melakukan Free Header. Kekalahan Away Terbesar Musim Ini Dikatakan Aji Santoso Akibat Kesalahan Pemainnya. [Foto Yansloss/greenforce.co.id]

Pare-Pare, greenforce.co.idPersebaya gagal mencuri poin di bumi Celebes saat melawat ke markas PSM Makassar, Sabtu (10/9/22) di stadion BJ Habibie Pare-Pare Sulawesi Selatan.

Kiper PSM Memetik Bola Duel Udara. [Foto Yansloss/greenforce.co.id]

PSM membuka gol akibat kesalahan clereance pemain belakang Persebaya, yang kemudian berdiri bebas Ramadhan Sananta dan melakukan sepakan volley ke gawang yang di jaga Satria Tama di menit ke 16′.

Unggul 1-0 PSM terus menekan Persebaya dengan permainan efektif. Duo Sayuri mengacak-acak lini pertahanan Bajul ijo. Gol kedua, bola yang sudah dalam tangkapan Satria Tama lepas di dorong Yance kepada Yakob Sayuri, dan gol di menit 45′ !

Supriadi In Action. Pemain Asli Surabaya Ini Hingga Pekan ke-9 Belum Menemukan Sentuhan Terbaiknya. Supri Ditarik Keluar Digantikan Januar Eka Di Penghujung Babak Kedua. [Foto Yansloss/greenforce.co.id]

Persebaya di babak kedua keluar menyerang. Memasukan Risky Dwiyan dan Bryen Pondaag lapangan tengah Persebaya stagnan. Januar Eka juga tidak begitu maksimal membuka ruang pertahanan PSM Makassar.

PSM kehilangan pemain jantung mereka Wiljan Pluim, namun hal itu dikatakan Aji bahwa meski tanpa playmaker asal Belanda itu, PSM tampil bagus bersama pemain pengganti Pluim.

Gol yang terjadi dikatakan Aji bahwa itu murni kesalahan pemainnya. PSM yang bermain bagus, tapi gol yang terjadi bukan melalui open play kata pelatih asal Kabupaten Malang itu.

“Gol terjadi atas kesalahan pemain kami sendiri, pertama clereance yang tidak akurat, kedua blunder kiper, dan ketiga saya tidak bisa berkata lagi, itu handsball memang” sambung Aji.

Dengan kondisi sama-sama banyak memiliki pemain muda, Aji mengatakan bahwa pemain muda PSM banyak berkualitas, sama dengan Persebaya. “Yang membedakan ini dari Persebaya ada beberapa pemain yang belum pernah merasakan liga 1, bahkan liga 2, ini butuh jam terbang” kata CEO Asifa itu.

Aji Santoso masih meyakini anak asuh-nya beserta tim nya sangat prospek. Tinggal menunggu pengalaman setiap pemain yang ada di kedalaman squad tim kebanggaan Bonek dan Bonita ini.

Kendala lain disampaikan mantan bek kiri Persebaya adalah Persebaya sejak digulirnya kompetisi musim 2022/2023 tidak pernah full tim.

“Sejak pertandingan pertama hingga pekan ke-9 ini Persebaya tidak pernah komplit, Vidal gak ada, Marsel juga di timnas” serunya.

Kendati demikian, Aji mengatakan bahwa tidak lengkapnya pemain bukan menjadi satu alasan. “Saya tidak mau ini jadi alasan, tapi saya akan kerja keras lagi untuk tim ini kembali ke jalur nya, saya yakin pemain muda ini prospek, tinggal butuh jam terbang saja” pungkasnya.

(tr/yl)