Kembali Kritisi PSSI, Aji Santoso : “Ini Harusnya Lebih Bijak”

0
50
Aji Santoso Bersama Staff Pelatih Persebaya Saat Memberi Pengarahan Taktikal Di Gelora 10 November Surabaya. Sektor Pertahanan Menjadi Perhatian Persebaya Yang Selalu Kebobolan Di Menit Akhir. Dengan Bergabungnya Ali Sesay Di Tim, Diharapkan Ali Akan Menjadi Opsi Pertahanan Yang Di Beberapa Laga Sebelumnya Ali Pernah Clean Sheet Selama 5 Laga Berturut-turut. (Foto Official Persebaya)

Surabaya, greenforce.co.id – Menjelang lanjutan kompetisi BRI Liga 1 di Bali, segala persiapan telah dilakukan dengan baik. Persebaya bersiap menjalani pekan ke-21 kontra PS Sleman, dimana di putaran pertama Persebaya memenangkannya.

Persebaya akan terus menjaga track di jalur juara musim ini. Harapan itu bukan mengada-ada dengan capaian selama ini, meski dihentikan Bhayangkara FC di pekan ke-20, asa itu masih ada.

Pekan ke-21 ini bersamaan dengan FIFA Matchday, dimana Timnas Indonesia akan menjajal tim mantan negara yang pernah menjadi bagian NKRI, Timor Leste.

Bersamaan jadwal FIFA Matchday dan kompetisi, pelatih Persebaya Aji Santoso kembali angkat suara mengritisi Federasi Sepak bola tanah air.

Pelatih asal Kepanjen, Malang, Jawa Timur ini menyesalkan Federasi yang tetap menggelar dengan bersamaan kompetisi. Hal yang membuat mantan bek kiri Persebaya tersebut meradang adalah banyaknya pemain inti Persebaya yang di panggil.

“Dari awal sudah saya sampaikan, kalau memang ada FIFA Matchday kan paling tidak kompetisi berhenti” Kata Aji.

“Apalagi kita kan 5 pemain, banyak sekali loh 5 itu, seharusnya harus wise, harus bijak ambil keputusan, ya tapi sudah diputuskan ya mau gimana, kita sebagai klub harus ngikuti Federasi atau LIB, ini jelas kurang bijaksana menurut saya” Masih kata Aji.

“Tetap dipaksakan berjalan kompetisi dengan FIFA Matchday kan gak hanya Persebaya, kasihan tim lain yang pemainnya di panggil” Tegas Aji.

Kondisi ini menjadikan Persebaya akan kehilangan pilarnya antara lain Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan, Risky Ridho, Ernando Ari, dan Rahmat Irianto sudah dipastikan akan bergabung pada tanggal 30 Januari setelah menjalani FIFA Matchday tersebut.

Aji menegaskan bahwa absennya beberapa pemain kunci ini sudah diantisipasi calon pengganti pemain tersebut saat melawan PS Sleman.

“Saya sudah siapkan di latihan untuk pengganti Marselino dan Kambuaya” Tegasnya.

Kondisi tim yang akan berangkat ke Pulau Dewata pada tanggal 27 Januari disebut Aji dalam kondisi siap atau on fire semua.

Koko Ari Araya yang cedera ACL telah terlihat mengikuti latihan meski belum 100% sembuh.

Kekuatan PS Sleman pun Aji mengatakan bahwa besutan I Putu Gede ini akan menjadi lawan berat, dimana dipastikan PS Sleman akan berbeda dengan kekuatan di putaran pertama lalu.

“PS Sleman sekarang kekuatannya bagus, ini kita harus tampil fight agar mendapatkan hasil yang maksimal” Tutup Aji.

 

(tr/yl)