Lawan Arema FC Ditunda, Aji Santoso : “Ya, Kita Harus Ikuti Aturan”

0
36
Aji Santoso Saat Memberi Arahan Dan Motivasi Pada Pemain Persebaya. Pelatih Asal Kepanjen Kabupaten Malang Ini Memompa Kembali Mental Dan Psikis Pemainnya Pasca Kekalahan Saat Melawan Rans Nusantara FC Yang Juga Berakhir Kerusuhan Di Sidoarjo. Aji Santoso Memompa Motivasi Pemainnya Agar Melupakan Kekalahan Itu Dan Segera Bangkit Menatap Pertandingan Selanjutnya. [Foto Official Persebaya]

Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya Surabaya telah kembali ke Surabaya setelah melakoni laga kontra Rans Nusantara FC, Selasa (28/2).

Persebaya gagal mencuri poin maksimal di Bogor, padahal sudah leading 2 gol, dan kemudian di samakan oleh tim milik Rafi Ahmad dan Nagita Slavina itu.

Persebaya telah menjalani pekan ke-25 dengan posisi di klasemen ke-7 memiliki poin 38, sementara Rans Nusantara FC masih di dasar klasemen dengan poin 18 dari 27 pekan yang mereka lewati.

Seri Rasa kalah itu telah di lupakan Aji Santoso dan anak buahnya. Pertandingan selanjutnya Persebaya akan bertemu Arema FC pada hari Minggu (5/3). Sayangnya, pertandingan tersebut harus ditunda karena tidak representatif venue gelaran tersebut.

“Kondisi kami sudah sangat siap, bahkan sudah kami planing, setelah dari Bogor langsung ke Banjarmasin, tapi berubah lagi, ya mau gak mau harus ikuti aturan yang diberikan saja” sesal Aji.

Menurut Aji, penundaan ini akan sangat mengganggu persiapan tim. “Menurut saya kalau gak main-main cukup merugikan, karena jarak pertandingan dari satu pertandingan lainnya berdekatan” lanjutnya.

Paulo Victor, Striker asal Brasil ini kondisi kurang fit akibat benturan saat bermain lawan Rans kemarin, namun kondisi itu tidak terlalu parah.

Supriyadi, Winger asli Rungkut Surabaya ini sudah mengikuti latihan, namun pemain yang pernah membawa timnas U-16 juara AFF masih kurang fit terang Aji Santoso.

Latihan santai kali ini, Aji memuji bek kiri asal klub internal Persebaya, Anak Bangsa. Arief Catur Prasetya di nilai aji memiliki kemampuan memainkan bola dengan baik.

Catur masih dirasa rendah kemampuan dengan menggunakan kedua kaki. “Dia harus bisa main dengan kedua kaki, makanya ini saya drill dia dengan kaki kiri” kata Aji.

Aji menceritakan pengalaman saat masih menjadi pemain di posisi bek kiri. Mantan pemain Arema Malang ini mengatakan bahwa dirinya biasa dribling dengan kaki kanan, namun terbiasa crossing dengan kaki kiri.

“Saya dulu bek kiri, gak masalah dribling kaki kanan terus crossing kaki kiri” ungkapnya.

Hal ini menurutnya harus seimbang. Aji menginginkan Arif Catur seperti dirinya. “Seimbang itu bagus, saya bukan orang kidal, sering pakai kiri makanya bisa seimbang” lanjutnya.

Arif Catur belum memiliki menit bermain yang banyak. Aji beranggapan jika Arif Catur di musim ini bermain dengan menit bermain, maka musim depan pemain asli Mojokerto ini akan berkembang.

“Saya ingin Catur seperti saya, karena anak ini saya liat main bola sangat bagus, kuat, dan visi bermainnya juga bagus” tutupnya.

——————-
greenforce.co.id
Jurnalis      : tonirupilu
Fotografer : yans.loss27