Lawan Persija Sebagai El-Classico Indonesia, Aji Santoso : “Kami Tak Akan Berhenti Suarakan Sepak Bola Kebenaran”

0
26
Alta Ballah Berjibaku Dalam Hadangan Feri Pahabol Di Lanjutan BRI Liga 1 Antara Persebaya Versus Persik Kediri, Selasa (13/12) Di Stadion Maguwoharjo, Sleman.[Foto Teguh Brilianto/greenforce.co.id]

Sleman, greenforce.co.id – Laga ElClassico Indonesia akan tersaji di pekan ke-15 dalam lanjutan BRI Liga 1 Antara Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya, Jumat (16/12) di stadion Maguwoharjo.

Kedua tim sesama mantan perserikatan ini akan sama-sama tampil maksimal meraih poin penuh. Persebaya di pekan sebelumnya ditahan imbang Persik Kediri 1-1 dan Persija Jakarta kalah oleh PSIS Semarang 2-0.

Hasil tersebut memacu kedua tim untuk menampilkan permainan terbaik. Di musim lalu dalam masa pandemi, Persebaya berhasil menang 1-0 di stadion Manahan oleh gol Taisei Marukawa. Kemudian di putaran kedua serie Bali, keduanya berbagi poin dengan skor 3-3.

Aji Santoso  memaparkan segala kesiapan tim dalam persiapan laga Big Match tersebut. “Mudah-mudahan anak-anak tampil bagus dan memenangkan pertandingan” tutur Aji.

Menurutnya, Persija saat ini dihuni pemain yang merata. Meski Persija akan kehilangan beberapa pemain penting, pelatih asal Kepanjen ini mengatakan bahwa kondisi di Persebaya juga sama. “Saya rasa Persija dihuni pemain yang merata” sambungnya.

Beberapa kesalahan pemain belakang Persebaya, aji mengatakan telah melakukan perbaikan dan evaluasi terkait clean sheet dari 2 pertandingan sebelumnya.

“Dua pertandingan kami kalah dan seri, mudah-mudahan pertandingan ke empat di Jogja  akan maksimal selanjutnya, semoga kesalahan-kesalahan tidak terulang” lanjutnya.

Riswan Lauhim yang di dapuk menggantikan Dandi Maulana yang terkena kartu merah saat melanggar Feri Pahabol bertekad untuk tampil maksimal.

“Kami akan kerja keras dan fokus terutama lini pertahanan dan berusaha raih poin maksimal” terang Riswan.

Kejadian melawan Persik oleh ketimpangan dan keputusan merugikan oleh wasit, Aji mengatakan bahwa anak asuh-nya telah siap secara mental.

“Saya tekankan kejadian kemarin saya berharap mental anak-anak terjaga tetap solid, yang jelas, kami tidak akan berhenti menyuarakan sepak bola kebenaran” pungkasnya.

(tr/yl)