Libas Madura United 2-1, Aji Santoso Warning Kinerja Wasit :”Biar Masyarakat Yang Menilai, Kalau Saya Nanti Di Bilang Subyektif”

0
159
Hugo Gomes Dos Santos Saat Membantu Berdiri Marselino Ferdinan. (yl)

Denpasar, greenforce.co.idDerby Suramadu yang tersaji di Gelora I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dalam pekan ke-28 BRI Liga 1 antara Madura United yang menjamu Persebaya Surabaya (28/2/2022), Laskar Sape Kerab julukan Madura United itu harus mengakui ketangguhan Persebaya Surabaya.

Bruno Moriera mencetak gol saat pertandingan berjalan 1 menit. Pemain asal Brasil itu menyepak sangat keras ke gawang yang dijaga kiper asal Korea Selatan Hong Jungnam. Menit ke 29′ Beto Goncalves berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih akibat foul yang dilakukan Ernando Ari kepada Fadila Akbar.

Kedudukan 1-1 kedua tim terus meningkatkan intensitas serangan. Persebaya seperti biasa memasukan Samsul Arif Munip di babak kedua. Arsenio Valpoort belum menemukan sentuhan dan melewatkan peluang.

Selebrasi Bruno Moriera Saat Menceploskan Gol Di Menit 1′. Gol Cepat Ini Dirayakan Seluruh Pemain Persebaya. (yl)

“Pertandingan yang menegangkan, pertandingan yang sangat penting untuk kami berada di jalur juara, Alhamdullilah akhirnya kami menang 2-1, meskipun saya tidak habis pikir, saya mencoba melihat ulangannya (Samsul Arif), apakah penalti atau tidak, saya berusaha semaksimal mungkin untuk fair, lihat ulangannya gak usah saya yang menilai, biarkan masyarakat yang menilai, wasit posisi dua meter, dan 1000 persen itu penalti” kata Aji dengan nada kecewa.

“Untung kami diberi kemudahan dan kemenangan, Alhamdullilah, kalau seandainya ini tadi draw mempersulit situasi kami di jalur juara” kata Aji di post match-press conference.

Aji Santoso menghimbau kepada otoritas sepak bola dalam hal ini PSSI dan operator Liga PT.LIB kepada komisi wasit untuk terus memantau kinerja perangkat pertandingan. CEO ASIFA ini mengatakan bahwa otoritas sepak bola perlu melihat kembali tayangan yang terjadi atas Samsul Arif.

“Saya tidak pernah mengikuti rules of the game wasit tapi itu sudah pasti 1000 persen itu penalti Ini kami sayangkan, tapi alhamdullilah Tuhan masih sayang sama Persebaya” masih sambung Aji.

Ali Sesay sang penentu kemenangan dan tiga poin penting Persebaya senada dengan pelatih-nya. Bek asal Inggris yang pernah menimba ilmu di Leicester Inggris mengungkapkan kekecewaan pada kinerja wasit. Sesay mengatakan bahwa ada dua kesalahan wasit yang salah di dua pelanggaran di kotak penalti Madura United.

The referee makes two big mistakes (Wasit membuat dua kesalahan besar), Alhamdullilah saya mencetak gol dan membuat tim menang dan kembali ke jalur perebutan juara” kata Ali.

Marselino Ferdinan Saat Ditutup Oleh Novan Sasongko. (yl)

Pemain keturunan Sierra Lionne ini mengaku sangat puas dan senang bisa membawa Persebaya ke jalur juara. Meski kecewa dengan kinerja wasit, “we continue to fight till the end with good fighting spirit and Alhamdullilah i score and makes the tim win (Kami melanjutkan permainan hingga selesai bersama semangat tanding, dan Alhamdullilah saya mencetak gol membuat tim menang) kata Ali menambahkan.

Di dalam pertandingan kali ini, kinerja wasit menjadi sorotan lebih bagi Persebaya. Banyak keluhan pelatih dari Bhayangkara FC dan Persib Bandung dan pelatih lainnya menyoal korps pengadil di lapangan ini.

Melalui Aji Santoso di beberapa kesempatan jumpa pers, mantan pemain Arema Malang ini me-wanti-wanti perangkat pertandingan. Aji terus mengatakan bahwa wasit harus menegakan azas fairness dan obyektif dalam memimpinan di lapangan.

“Saya tidak kepingin di bela, tapi juga jangan di curangi gitu, saya kepingin fair saja, kalah menang bisa saya terima” sambung Aji.

“Saya yakin masyarakat Indonesia tahulah, bagaimana kepemimpinan wasit, saya tidak mau menilai wasit, saya hanya ingin menyampaikan kepada masyarakat bagaimana penilaian masyarakat pecinta sepak bola dengan kejadian Samsul, apa yang dikatakan Ali, bahwa wasit mengambil dua keputusan yang sangat fatal, saya tak ingin menilai, biar masyarakat saja, kalau saya nanti di kira subyektif”

Aji berharap kejadian ini menjadi pelajaran, sebab 5 tim yang saat ini sedang berebut gelar juara mengaharapkan di pimpin wasit yang bagus, yang nantinya bisa di terima dengan lapang dada oleh kesebelasan yang bermain.

Alwi Slamat Dalam Kepungan Pemain Madura United. (yl)

Ditanya soal Arsenio Valpoort Aji mengatakan bahwa striker asal negeri kincir angin Belanda itu tidak sesuai ekspetasi tim dan Aji sendiri. Strategi Persebaya memang tidak menurunkan Samsul Arif selama 90 menit.

“Kita tahu Samsul sebagai kartu truf untuk Persebaya, dalam kondisi yang sulit, kondisi yang buntu kartu truf baru saya keluarkan, saya pun juga sedikit kecewa dengan penampilan Valpoort, mudah-mudahan kami terus berada di jalur kemenangan” sambungnya.

Kondisi Rahmat Irianto yang mengalami benturan dengan Novan Sasongko sudah membaik. Putra sulung Bejo Sugiantoro ini mendapat apresiasi dari Aji karena bermain all out hingga dia meminta untuk di ganti.

“Penampilan Rian sangat luar biasa, dengan kondisi yang sakit dia masih berusaha untuk main, akhirnya dia minta di ganti” tutup Aji.

Aksi Wonder Kid Asli Pembinaan Internal Persebaya, Marselino Ferdinan. (yl)

Dengan kondisi wasit dan kompetisi di Indonesia seperti ini, Ali Sessay mengomentari dan berharap sepak bola tanah air dapat segera membaik. Ali mengatakan bahwa pertandingan malam ini sangat emosional baginya, dia mendapatkan kartu kuning karena membela Samsul yang seharusnya mendapatkan penalti.

“Saya sangat emosional tadi, sebab kita tahu pertandingan ini sangat penting” kata Ali.

To be honest the level is not good, there’s alot a mistakes from the refrees, a lot of bad decisions, so and its not fair for indonesian football making the quality not good ,  so i hope in the future its coming true (Jujur, level ini tidak bagus, ada banyak kesalahan dan keputusan buruk oleh wasit, dan ini tidak adil untuk sepak bola Indonesia membangun kualitasnya, saya berharap ke depannya ini akan membaik) tutup Sesay.

 

(tr/yl)