Menang Atas Persik Kediri, Peluang Juara Tipis, Aji Santoso “Impossible Is Nothing”

0
87
Selebrasi Bruno Moriera Saat Menceploskan Gol Di Menit 1'. Gol Cepat Ini Dirayakan Seluruh Pemain Persebaya. (yl)

Gianyar, greenforce.co.id – Pekan ke-30 telah di jalani Persebaya di lanjutan BRI Liga 1 dengan mengamankan 3 poin oleh gol semata wayang yang dicetak Taisei Marukawa menit ke 77′.

Stadion Kapten I Wayan Dipta dengan cuaca cerah tak membuat Persebaya merasa terganggu. Selama menjalani serie 4 dan 5 di Pulau Dewata, Persebaya kali pertama bermain sore hari pukul 15.00 WITA (16.00 WIB).

Bertemu Persik Kediri, Persebaya bermain cukup mendominasi di babak Pertama. Tercatat beberapa peluang terjadi di babak pertama namun gagal menjadi gol.

Peluang dari Arsenio Valpoort dan Mohammad Supriadi gagal mengamankan situasi babak pertama. Kedua tim bermain saling menyerang.

Aji santoso mengatakan bahwa pertandingan ini di rasa cukup berat. Pun demikian dengan Samsul Arif.

Persebaya meski memenangkan pertandingan dan berada di posisi ketiga di klasemen sementara dengan mengemas poin 58 yang sama dengan Arema FC dan Bhayangkara FC, peluang untuk menuju perebutan gelar dikatakan Aji cukup berat.

“Jujur saya sampaikan untuk menuju juara cukup berat, dengan pemuncak angka nya cukup jauh, apalagi sisa pertandingan tinggal 4, tapi saya sampaikan ke pemain di sepak bola impossible is nothing” kata Aji Santoso.

Dengan demikian Aji menekankan ke pemainnya untuk menyelesaikan kompetisi dengan baik.

Strategi Persebaya kali ini terlihat berbeda sekali. Taisei Marukawa yang selalu menjadi starting sejak menit awal, pemain asal Jepang ini baru diturunkan pada babak kedua mengganti Supriadi.

Rupanya ini menjadi taktik Aji agar memecah fokus Persik yang dipastikan akan menutup Bruno dan Taisei.

“Kami mengganti Valpoort dengan Samsul adalah bagian dari strategi, dan memasukan Alwi kami lebih menekan” Ujarnya.

Melihat kepemimpinan wasit Aji Santoso enggan mengomentari banyak kinerja pengadil tersebut. “Wes saya fokus pertandingan selanjutnya saja” Sahutnya.

Delapan kartu kuning turun di laga Derby Jatim ini. Persebaya sebanyak 5 dan Persik sebanyak 3. Tak hanya 5 pemain Persebaya. Assisten pelatih Bejo Sugiantoro dan Uston Nawawi pun tak luput diganjar kartu.

Kemenangan ini tak luput dari penampilan kiper Ernando Ari yang berhasil menggagalkan sepakan pemain Persik di detik akhir. Penyelamatan Ernando dipuji Aji, “Ernando tak hanya hari ini, dia konsisten, apalagi di detik akhir dia melakukan penyelamatan” sambung Aji.

Marselino Ferdinan akan bertolak ke Korea setelah pertandingan melawan Persib Bandung. “Saya sudah berkomunikasi dengan Shin Tae Yong dia berharap setelah tanggal 19 Marselino bertolak ke Korea”.

Samsul Arif mengatakan berharap ada keajaiban, yang penting bermain konsisten dan hasil di pertandingan lain yang bisa saja merubah peta perebutan gelar.

” Kita akan berhadapan dengan kandidat juara Persib dan Bali United, seperti kata coach Aji, tidak ada yang tidak mungkin” tutup samsul.

(tr/yl)

 

 

 

Rate this post