Mendominasi Di Menit Awal, Aji Santoso : “Anak-Anak Sedikit Meremehkan Saat Leading”

0
158
Aji Santoso Saat Melakukan Briefing Kepada Pemain Persebaya Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (2/4/2021)

Bandung, greenforce – Menjadi tamu dalam pertandingan pekan ketiga kontra PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Persebaya harus mengakui ketangguhan Laskar Ramang 3-1 (3-1).

Persebaya sebenarnya menguasai jalannya pertandingan di babak awal, hal itu dibuktikan gol Jose Wilkson di menit ke 20’ melalui  kemelut di depan gawang Syaiful.

Persebaya terlihat tertekan begitu Arif Satria membuat kesalahan yang menghasilkan penalti bagi PSM Makassar. Anco Jansen berhasil mengeksekusi penalti ke tengah Ernando Ari selang 10 menit dari gol Wilkson tercipta.

Pemain Persebaya terlihat down begitu sepakan menyusur tanah dari set piece Anco Jansen tidak dihalau bek-bek Persebaya yang berkumpul di kotak 16, hingga Ernando Eri harus berjibaku dan memungut bola dari gawangnya kali kedua.

Selang 1 menit dari gol Jansen, PSM tidak mengendurkan serangan ke Bajul Ijo. Sisi kanan Persebaya benar-benar di manfaatkan oleh pemain Makassar, gol Yakup Sayuri menambah jarak begitu jauh.

Tertinggal 2 gol Persebaya mencoba keluar dari tekanan. Bruno Moriera, Samsul Arif ditarik digantikan nama-nama Akbar Firmansyah dan Marselino Ferdinand, namun dead lock dirasa oleh Persebaya.

Adi Setiawan dimasukan untuk menambah daya gedor, namun Persebaya seperti kehilangan karakter permainan tiki-taka yang khas ala Persebaya. Akbar Firmansyah yang di masukan di babak kedua harus keluar digantikan Rendi Irwan, karena Akbar dinilai mendapat tekanan luar biasa dari bek-bek PSM Makassar.

Atas kekalahan ini, Aji Santoso mengaku sangat kecewa. Kekecewaan pelatih yang juga pernah menjadi pemain PSM ini dikarenakan gol Makassar tercipta akibat kesalahan-kesalahan anak asuhnya.

Aji Santoso dalam keterangan pers mengatakan bahwa anak asuhnya terlihat meremehkan ketika leading 1 gol “anak-anak sedikit agak meremehkan, ini menjadi catatan kami, akhirnya bisa kemasukan oleh gol yang bukan melalui proses melainkan oleh kesalahan-kesalahan pemain kami” tandas aji.

“Kami kalah 3-1 cukup disayangkan sebenarnya di menit-menit awal kami sangat mendominasi dan enjoy, tetapi setelah leading 1-0 pemain-pemain kami membuat kesalahan-kesalahan yang justru menimbulkan kepercayaan diri bagi lawan, ini sangat disayangkan” kata CEO SSB Asifa ini.

Samsul arif menambahkan apa yang dikatakan oleh pelatihnya. “ya kita sedikit kurang fokus setelah kita leading kita susah untuk bangkit, dan mereka dengan mudah bangkit” sambung pemain asli Bojonegoro ini.

Kosongnya posisi bek kanan yang ditinggal lama oleh Koko Ari Araya yang cedera, Aji Santoso membenarkan, “dengan cederanya koko kami tidak memiliki banyak stok di posisi bek kanan yang ada memang tinggal Syaifudin pemain yang berpengalaman, makanya di babak kedua saya masukan Adi Setiawan untuk bermain di kanan, karena cadangannya Syaifudin banyak pemain muda, tapi yang jelas saya cukup kecewa kekalahan ini seharunya kami bisa menang tapi karena kesalahan-kesalahan gol ke 1, ke 2, ke 3 itu bukan memalui proses, tapi akibat kesalahan pemain” kata Aji Santoso.

Aji santoso menjelaskan soal Akbar firmansyah yng di masukan babak kedua dan digantikan Rendi Irwan.

“Saya pikir Akbar tadi bisa tune-in di babak kedua namun dengan pressure yang ketat akbar kurang bisa berkembang akhirnya saya tarik kembali” sambungnya.

Persebaya belakangan dikabarkan ada 5 pemain nya yang mendapatkan panggilan tim nasional. Antara lain ada dua nama baru yaitu Ernando Ari dan Ricky Kambuaya. Sementara Persebaya di Seri Jawa Barat masih akan melakoni pertandingan versus Bhanyangkara FC, Madura United, dan PS Sleman.

“Kita belum tahu apakah ada perlakuan khusus bagi tim yang pemainnya dipanggil lebih dari tiga pemain, kita belum tahu seperti apa” masih kata mantan bek kiri Persebaya ini.

(tr)