Menghadapi Bhayangkara FC Dalam Bayang-Bayang Tekanan Supporter, Aji Santoso : “Ini Jadi Motivasi Kami”

0
89
Rahmat Irianto Kapten Kesebelasan Dalam Sebuah Latihan. (Dok.Persebaya)

Bandung, greenforce.co.id – Memasuki pekan ke empat BRI Liga 1 musim 2021/2022, Persebaya meraih poin 3 dari 1 kemenangan kontra Persikabo 1973. Dari 3 pertandingan Persebaya kalah sebanyak 2 kali saat melawan Borneo FC dan PSM Makassar. Persebaya akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat, 24 September 2021 jam 18.15 BBWI.

Menukil catatan statsrawon dari akun instagram @statsrawon, Persebaya sebenarnya memiliki catatan positif ketika berhadapan dengan klub Korps Kepolisian ini. Head to head selama kompetisi resmi Persebaya 3 kali menang dan 1 kali seri.

Dengan catatan tersebut pelatih kepala Aji santoso tidak jumawa . Coach asal Kepanjen Malang ini mengatakan bahwa ketika bermain melawan Bhayangkara di Turnamen pra-musim Piala Gubernur Persebaya kalah dalam babak penyisihan di Madura meskipun bukan dalam kompetisi resmi.

“Mudah-mudahan catatan bagus ini bisa berlanjut, namun bagi saya ini bukan satu patokan atau ukuran karena situasinya sudah berbeda, jadi yang terpenting bagi kami pertandingan besok bisa menampilkan permainan yang bagus dan hasilnya positif” kata Aji.

Pekan ke empati dengan peringkat ke empat klasemen sementara BRI Liga 1 Bhayangkara FC, Persebaya mengemban misi untuk memenangkan pertandingan. Pendukung desa (Bonek) yang sangat tinggi membuat Persebaya harus all out .

“Ya saya kira wajar, mendukung keinginan untuk tampil terbaik, untuk pertandingan besok pemain-pemain sudah siap dengan segala situasinya, justru situasi yang saya sampaikan kepada pemain ini harus menjadi motivasi untuk mengungkapkan pertandingan besok” kata mantan bek kiri Persebaya.

Kembalinya Ernando Ari dari pemusatan latihan tim nasional menjadi kekuatan di bawah mistar yang masih di percaya coach Aji. Aji Santoso mengatakan bahwa stok kiper saat ini ada 3, dengan kiper utama satria tama yang belum sembuh dari cederanya.

“Kemungkinan tidak ada rotasi penjaga gawang, tetap nando, kita punya si david namun belum bisa main, cadangan dari ernando masih mengikuti kompetisi sama sekali dia (Andhika) dari tim amatir, dari klub internal yang kami rekrut yang seharusnya jadi kiper ketiga, jadi pelatih benny akan menurunkan ernando” sambungnya.

Ady Setiawan yang menemani pelatih Aji di konferensi pra-pertandingan mengatakan bahwa semua pemain sudah siap dan akan bertarung melawan Bhayangkara FC. Tekanan supporter yang mengharuskan Persebaya meraih poin maksimal, Adt menjawab dengan tenang dan tegas “kita fokus menghadapi pertandingan, agar dapat meraih hasil bagus dan mental pemain akan naik kembali” kata pemain asal Bima NTB ini.

Aji santoso dalam kesempatan ini juga menepis anggapan bahwa ini semacam pertandingan antara timnas yunior dan timnas senior. “Ini sudah di level tertinggi kompetisi di Indonesia, jadi itu hanya istilah saja timnas senior dan yunior, itu tidak ada relevansinya” tutupnya.

Melihat Bhayangkara yang tampil cukup baik hingga pekan ke tiga, Ady setiawan mengakui hal itu dan mengatakan pada rekan-rekannya untuk menjadikan pertandingan besok sebagai motivasi tambahan. Aji santoso mengatakan juga bahwa cedera yang dialami Koko Ari Araya butuh 5-6 bulan untuk pemulihannya , dan koko tetap berada di Surabaya.

Aji juga menambahkan kesiapan tim-nya untuk mengantisipasi Ezechiel Ndouasel yang cukup baik bersama Bhayangkara di musim ini. Mantan pemain Persib Bandung itu telah mengemas 4 gol dari 3 pertandingan.

“Yang jelas kami menginstruksikan terutama pemain belakang yang bertahan untuk tidak melakukan kesalahan sekecil apapun” tutup Aji.

(tr)