Pikal : “Fase Simulasi Bertahan, besok menyerang!”

0
158
Assisten Pelatih Wolfgang Pikal menjelaskan kesiapan tim di depan Wartawan dalam latihan rutin tim di lapangan Gelora Delta Sidoarjo.

SIDOARJO (GF) Persiapan menghadapi Kalteng Putra pada tanggal 13 September 2019 Persebaya total mempersiapkan latihan guna menghadapi tim yang menahan imbang 1-1 di putaran pertama lalu. Atas hasil itu menjadi catatan staff pelatih untuk memperbaiki kesiapan secara tim, tactical, dan mental.

Dalam lawatan kali ini Persebaya memiliki beban membawa poin dari Palangkaraya markas Kalteng Putra. Persebaya tidak perlu lagi memikirkan tradisi kesulitan menang di tanah borneo, sebab putaran pertama lalu ketika masih di bawah pelatih Djajang Nurdjaman, Persebaya berhasil menang 1-2 dari Borneo FC di Samarinda, artinya hal itu tak perlu di risaukan.

Optimisme berkembang ketika assisten Pelatih Alfred Riedl mengatakan keyakinan menang di Tuah Pahoe jumat mendatang adalah suatu keharusan, dimana segala kerja keras tim akan menghasilkan sesuatu yang positif untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Pikal telah mempelajari tim berjuluk Laskar Isen Mulang secara detail, maka materi serta program yang disajikan dalam beberapa hari ini untuk menghadapi laga tersebut.

Di temui di stadion Gelora Delta Sidoarjo (9/9/2019), Pikal mengatakan telah memberi materi simulasi fase bertahan kepada Rendi Irwan dkk. Metode ini harus berjenjang tentang ofensif dan defensif. “Sekarang kita beri simulasi fase bertahan, besok simulasi fase menyerang” ujar pelatih yang baru mendapatkan lisensi AFC Pro.

Dalam latihan tadi, terlihat beberapa pemain PS Kopa untuk mengisi slot pemain yang mengisi timnas, yaitu Irfan Jaya, Hansamu Yama, Osvaldo Haay, dan Otavio Dutra. Pemain PS Kopa sengaja di pakai agar porsi materi latihan dapat berjalan sesuai harapan. Tidak hanya Ariel Sharon Cs saja yang terlihat di situ, terlihat juga pemain trial yang di uji untuk menambah amunisi di sisa putaran kedua ini.

Godstime Ouseloka Egwuatu, pemain naturalisasi asal Nigeria ini terlihat ikut berlatih bersama tim. Mantan pemain Persipura ini mengikuti seleksi di posisi bek tengah menggunakan nomor punggung 5. Olisia, panggilan akrab pemain ini menurut Pikal akan bermain di posisi bek sayap dan centre back. Selain Olisia, ada pemain asal Sorong Papua. Zakeus Ferry Kareth. Pemain kelahiran 1993 ini berposisi sebagai striker. Pemain alumni internal Persebaya 2012 klub Anak Bangsa ini juga masih dalam tahap seleksi. Kedua pemain ini akan menambah kekuatan Persebaya jika dirasa layak bergabung dengan tim dan tinggal di sodorkan kontrak.