Reva Adi, “Menang Harus Jadi Kebiasaan Persebaya”

0
18
BRUNO ABSEN ? Winger lincah asal Brasil ini baru sembuh dari cedera. Kondisi belum seratus persen, kemungkinan di boyong ke Jakarta, namun jaminan untuk diturunkan atau kepastian di bawa menunggu hasil latihan Rabu dan Kamis besok, sebab, Bruno cukup lama tidak berlatih dan butuh adaptasi kembali untuk tune-in dengan rekan-rekannya. [Foto Dokumentasi]

Surabaya, greenforce.co.idPersebaya memenangkan laga friendly match dalam rangka HUT Kota Surabaya ke-730 dengan skor 3-1 (1-0). Laga bertajuk 730 game ini mempertemukan Persebaya Versus Bali United FC, Minggu (28/5/23)

Pencetak gol masing-masing, Kasim Botan memanfaatkan bola muntah dari setpiece yang dilakukan Reva Adi, dan mantan kiper Arema FC Maringa gagal menangkap, kemudian mantan pemain Bhayangkara FC itu menyambar bola tersebut di menit ke 23′.

Unggul 1-0, Persebaya terus menekan Laskar Tridatu besutan Stefano Cugurra (Teco). Bajul ijo Memasukan M. Iqbal di babak kedua, menit ke 65′ pemain asal Sumatera Barat ini menambah gol melalui akselarasi.

Menit ke 56′ Bali United serempak menarik seluruh pemain dengan memainkan seluruh pemain cadangan yang ada. Pergantian ini menghasilkan gol tendangan bebas yang sangat bagus dari M. Rahmat di menit 74′. Kiper timnas M. Adit gagal menghalau sepakan tersebut ke sisi tiang jauh.

Persebaya praktis hanya mengganti 5 pemain. Hal itu dikatakan pelatih kepala Aji Santoso sebagai metode mencari komposisi tim untuk mengarungi musim kompetisi 2023/2024. “Saya menjaga momentum, ini ulang tahun Surabaya , dan apalagi pak Walikota juga berulang tahun” kata Aji saat ditanya mengapa tidak melakukan pergantian seperti Bali United.

Aji Santoso menuturkan dirinya dalam laga ini ingin melihat perkembangan anak asuhnya yang selama dua Minggu di persiapkan. “Alhamdulillah anak-anak tadi bermain bagus, dan dalam uji coba ini saya mencari momen untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain” terangnya.

Reva Adi, bek kiri Persebaya yang pernah memperkuat Persebaya di musim 2020/2021 dan kemudian pindah ke Madura United, pemain kelahiran Makassar ini mengaku sangat puas dan senang bisa kembali bermain di Persebaya.

Reva mengatakan dirinya baru kali pertama ini bermain di depan Bonek dan Bonita. “Semoga ini awal yang baik buat Persebaya, menang harus menjadi kebiasaan Persebaya” harapnya. Mantan pemain PSM Makassar ini akan mengajak rekan-rekannya untuk lebih keras berlatih untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Dalam laga ini, Ban kapten tim di serahkan kepada Reva Adi Utama. Reva mengatakan bahwa dirinya siap di dapuk sebagai kapten kesebelasan Persebaya. “Saya kaget ya, tadi pas meeting langsung coach Aji menunjuk saya, sebagai pemain saya harus siap menerima tanggung jawab ini, bukan menjadi beban, malah saya semakin semangat” paparnya.

Dalam menunjuk Reva Adi sebagai kapten, Aji menjelaskan alasan di pilihnya pemain asal Bantaeng Sulawesi Selatan ini. “Untuk pastinya kapten masih lama, kompetisi masih lama, pertama dia (Reva) paling senior, dia memiliki leadership, membimbing adik-adiknya pemain muda, selain leadership juga harus memiliki kualitas” lanjut Aji. Aji Santoso menuturkan bahwa dirinya akan memilih 3 kapten saat kompetisi berjalan.

Kemenangan ini, Aji memuji pemain-pemainnya. Penampilan Kadek Raditya dan Salman Alfarid serta Arif Catur tak luput dari pujian mantan bek kiri Persebaya itu. “Kadek itu bagus, Salman juga, Arif Catur perkembangannya luar biasa, Kadek itu build up serangan juga gak kalah dari pemain yang pernah di Persebaya” ujarnya.

Gelandang pemutus serangan berambut mullet ini mendapatkan pujian. Aji menuturkan bahwa mantan pemain Bhayangkara ini muda dan berbakat. Rival selama di klub lamanya jarang mendapatkan menit bermain.

“Saya melihat sesuatu di Ripal ini sangat baik, meskipun persiapan hanya dua Minggu, seandainya persiapan ini sesuai waktu yang ideal, saya yakin pemain-pemain ini akan berkembang” lanjutnya.

“Saya akan menciptakan latihan yang kompetitif, siapa yang siap saya pasang, saya melihat kesiapan ketika latihan” urainya.

MASA DEPAN ALWI SLAMAT DI PERSEBAYA

Dua pekan Gelandang asal Maluku Alwi Slamat tidak terlihat dalam latihan dan pertandingan tadi. Aji enggan menjelaskan secara detail status mantan pemain PSMS Medan itu.

“Soal Alwi coba konfirmasi ke manager, tapi yang jelas sampai hari ini dua Minggu lebih gak hadir itu cukup terlambat, apalagi saya ini tidak pernah meng-anak emas- kan pemain dalam satu tim, jika tidak mengikuti aturan saya ya saya tidak panggil” tegas Aji.

“Yang jelas kedatangan Alwi sangat terlambat, karena tanggal 5 kami akan Pemusatan latihan selama 10 hari” tandasnya.

__________
greenforce.co.id
Jurnalis /tonirupilu
Fotografer /yans.loss27

Tinggalkan Komentar