Tak Mau Alasan Soal Kinerja Wasit, Aji Apresiasi Pemainnya

0
45
RESPEK. Aji mengatakan Selama 90 menit dirinya hanya sekali protes, itu karena bola itu benar-benar di heading pemain Persija, saya tidak tahu itu salah penglihatan atau gimana yang jelas itu bola di heading pemain Persija. [Yans.loss27/PHO]

Jakarta, greenforce.co.id – Pekan ke-5 BRI Liga 1, Persebaya gagal mencuri poin di markas Macan Kemayoran. Gol tunggal semata wayang tuan rumah di ceploskan Rio Matsumura menit ke 38′.

Bermain 10 pemain, Bajul Ijo bukan tidak mengendurkan serangan, terdapat beberapa peluang yang gagal di konversi menjadi gol. Petaka itu terjadi saat bek kanan alumni Anak Bangsa Arif Catur Pamungkas harus diganjar kartu merah oleh wasit Armyn Surhatyn.

MANTAN. Risky Ridho Menjaga Ketat Sho Yamamoto. [Yans.loss27/PHO]
Aji Santoso meramu tim tanpa bek kanan. Menarik keluar Toni Firmansyah di menit 46′ dan memasukan Kasim Botan menjadi bek kanan, serangan Persebaya terbilang cukup efektif. Persebaya meski dengan 10 pemain, gelombang serangan dan bertahan cukup disiplin, hingga tim kebanggaan warga DKI itu tak bisa menembus dan menambah gol.

Risky Ridho Membantu Paulo Victor Berdiri. [Yans.loss27/PHO]
5 kartu kuning menghiasi laga klasik semalam. 55.153 ribu penonton memadati Gelora Bung Karno di pertandingan yang dimulai pukul 19.00 tanggal 30 penghujung bulan Juli 2023.

Hasil negatif ini di komentari Aji Santoso dan Reva Adi saat post match press Conference sebagai hasil yang tak di inginkan Persebaya. Tim kebanggaan Bonek dan Bonita ini dari 5 pertandingan hanya sekali menang saat berjumpa Persis Solo di pembukaan liga tanggal 1 Juli lalu.

“Saya apresiasi pada pemain saya, yang mana menit ke-29 bermain dengan 10 pemain, tetapi perjuangan pemain sangat tinggi, meskipun kalah, saya apresiasi” ucapnya.

Senafas dengan pernyataan Aji Santoso, Reva Adi memberi apresiasi kepada rekan-rekannya yang bermain habis-habisan. Reva mengatakan bahwa away Jakarta ini menargetkan 1 poin, “itulah sepak bola, teman-teman saya berjuang mati-matian di lapangan” kata pemain yang pernah bermain di Madura United itu.

Tidak menang selama 4 pertandingan, juru racik mantan bek kiri Persebaya ini mengatakan bahwa dirinya akan terus memperbaiki dan evaluasi anak asuhnya untuk di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Kita akan berusaha secepat mungkin mengakhiri trend negatif ini” sambung Aji. Pelatih CEO Asifa ini juga mengomentari kartu merah yang diterima Arif Catur, menurutnya itu adalah keputusan wasit dan bisa diterima, “tetapi sebelum terjadi pelanggaran terjadi handsball Witan” lanjutnya.

“Saya tetap respek sama keputusan wasit, tapi yang jelas itu 100 persen handsball (Witan)” tegasnya.

Melanjutkan penilaian kinerja wasit, Aji menyampaikan pandangan soal asisten wasit dan wasit utama. Aji dan staff pelatih terlihat melemparkan protes ke hakim garis terkait keputusan yang salah soal corner kick yang tidak diberikan kepada Persebaya, padahal bola itu dihalau pemain Persija.

“Selama 90 menit saya hanya sekali protes itu karena bola itu benar-benar di heading pemain, saya tidak tahu itu salah penglihatan atau gimana yang jelas itu bola di heading pemain Persija” terangnya.

Ze Valente tak terlihat dalam starting eleven laga itu. Pemain asal Portugal tersebut kata Aji memang di bawah ke Jakarta, namun kondisi mantan pemain PSMS Sleman itu kondisinya masih fifty-fifty. “Saya coba saat official training, dia ada masalah di pahanya” Ujar Aji.

Menanggapi suara dukungan Bonek yang terdengar di tribun Utara, Aji mengatakan bahwa dirinya bersama managemen telah menghimbau, namun gelombang supporter tersebut tak terbendung.

“Cukup susah sebenarnya ya, pengurus sudah menghimbau, tetapi beli tiket di kasih, kan repot” ucapnya. Kondisi itu menurut Aji harus di pertimbangkan kembali jika akan memberi hukuman sanksi. “Kemarin di Semarang mereka (Bonek) dihukum dan mereka patungan membayar denda itu, selanjutnya itu urusan PSSI saya tidak mau pusing untuk itu” lanjutnya.

Reva Adi mengatakan bahwa kehadiran supporter itu sebagai wujud kecintaan kepada tim kebanggaan. “Ini bentuk cinta Bonek kepada Persebaya, dia tidak ingin kita berjuang sendirian” tegas pemain asal Bantaeng, Sulawesi Selatan itu.

Terkait kinerja wasit, lagi-lagi Aji tidak mau beralasan dan mencari pembenaran dari kekalahan tersebut dan mengalahkan korps pengadil itu.

“Yang jelas, apapun keputusan wasit saya respek, saya tidak mau excuse, yang jelas Bruno di penalti box di dorong, biar orangbyang nonton yang nilai, saya terima kekalahan ini dengan lapang dada, kami akan evaluasi secepat mungkin” tandasnya.

_______________
greenforce.co.id
tonirupilu/jurnalis
yans.loss27/fotografer

 

 

Tinggalkan Komentar