Tekad Putus Tren Negatif, Persebaya Akan All Out

0
118
Alta Ballah. Bek Kiri Persebaya Saat Memberi Keterangan Pers Di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (14/9). Ballah Mengatakan Bahwa Rekan-rekannya Bertekad Merebut Tiga Poin Setelah Kehilangan Poin Di Dua Pertandingan. Putra Anthony Jomma Ballah Ini Juga Mengatakan Bahwa Laga Besok Akan Menjadi Pemutus Tren Negatif Persebaya. [Foto greenforce.co.id]

Sidoarjo, greenforce.co.id – Tekad memutus tren negatif di serukan Alta Ballah dan Coach Aji Santoso di Pre-Match press conference, Rabu (14/9) di Gelora Delta Sidoarjo.

Persebaya memiliki misi untuk merebut poin tiga setelah sebelumnya kalah di Surabaya oleh Bali United dan Pare-Pare oleh PSM Makassar.

Menjamu klub promosi Rans Nusantara FC di pekan ke-10 lanjutan kompetisi BRI Liga 1, Persebaya bertekad bangkit untuk memperbaiki klasemen. Persebaya saat kalah oleh PSM mendapat tekanan dari supporter ketika rombongan tiba di mess Jl. Doho Surabaya.

Kondisi ini mendorong Persebaya untuk segera memperbaiki kekurangan yang muncul saat di Makassar. “Kita sudah benahi finishing, attacking, dan shoot on target, serta beberpaa kesalahan di laga lalu” ringkas Aji.

Alta Ballah yang mendampingi coach Aji senafas dengan pelatihnya. Rekan-rekan telah mengadakan pertemuan guna membahas kesiapan dan tekad bangkit serta memutus tren negatif “teman-teman sepakat tiga poin harus dapat”, kata putra Anthony Jomma Ballah ini.

Rans Nusantara FC yang berisi banyak mantan pemain Persebaya, antara lain Makan Konate, Arif Satria, Ady Setyawan, dan OK John serta Kurniawan Karman, hal itu tidak menjadi persoalan “gak ada masalah itu, sudah biasa itu” tegas Aji.

Tim milik pesohor Rafi Ahmad dan Nagita Slavina ini memiliki pelatih yang cukup matang dan berpengalaman, Rahmad Darmawan. Aji Santoso memuji pelatih yang juga purnawirawan Perwira Menengah TNI-AL ini.

“Coach RD matang dan sarat pengalaman dengan kemampuan kepelatihan, saya respek sama beliau, oleh karena itu kami harus waspada untuk pertandingan besok” kata Aji.

Bagi Coach Rahmad Darmawan, sosok Aji Santoso bagi mantan pemain Persija Jakarta ini cukup baik. RD mengatakan bahwa besutan Aji Santoso bersama pemain muda yang hampir 80%, dengan capaian seperti saat ini sungguh luar biasa.

Ditambahkan juga, kemampuan pemain muda Persebaya adalah kuat penguasaan bola. “Dengan pemain mayoritas muda, serta mampu memberi perlawanan bagi tim mewah, ini sungguh luar biasa coach Aji” kata mantan pelatih Sriwijaya FC ini.

Persebaya tidak bisa bermain di Gelora Bung Tomo dikarenakan stadion tersebut menjadi venue Kualifikasi AFC U-20. Dengan begitu, pemindahan ke Sidoarjo tak menjadi kesulitan bagi Alwi dkk.

Secara geografis jarak Sidoarjo dan Surabaya tidak terlalu jauh. Secara tim, stadion sekaligus markas Deltras Sidoarjo ini begitu familiar bagi Persebaya. Aji Santoso di tahun 2020 bersama tim pernah juara Piala Gubernur Jatim di stadion ini.

(tr/yl)