Tidak Terkalahkan Di Lima Pertandingan Sebagai Caretaker, Uston : “Saya Jalankan Tugas Saya”

0
64
POSITIF. Persebaya sejak di latih oleh Caretaker Uston Nawawi, belum terkalahkan di 5 pertandingan. Match pekan ke-11 BRI Liga 1 Musim 2023/2024 ini memiliki catatan tersendiri. Pertama Jersey Alternate di pakai dan kedua Ze Valente kembali membuktikan kemampuan mencetak gol dan bermain selama 90 menit penuh. [Foto yans.loss27/greenforce.co.id]

Surabaya, greenforce.co.id – Uston Nawawi berhasil memenuhi tugasnya sebagai caretaker yang tak terkalahkan. Mantan pelatih EPA U-20 Persebaya sejak di dapuk mengasuh tim, Uston belum terkalahkan.

KREATOR. Arif Catur, pemain jebolan kompetisi internal Persebaya dan alumni EPA U-20 Persebaya ini mulai melihatkan kelasnya sebagai bek sayap yang impresif. [Foto yang.loss27/greenforce.co.id]

Bermain di depan 12 ribu lebih Bonek dan Bonita, Minggu (3/9/23) di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya melumat Pesut Etam Julukan Borneo FC dengan skor 2-1 (1-1).

Persebaya membuka keunggulan melalui Bruno Moriera di menit ke-22. Sayangnya, di penghujung babak pertama, Yohanis Kandaimu gagal mengantisipasi bola crossing Terens Puhiri, skor 1-1 berakhir hingga wasit Heru Cahyono meniup peluit berakhirnya babak pertama.

ANAK BAIK. Mencetak gol dengan sangat baik. Memanfaatkan bola muntah pantulan dari cutback Arif Catur, sontekan Bruno Moriera mencatatkan dirinya sebagai top skor Persebaya saat ini. [Foto yang.loss27/greenforce.co.id]

Babak kedua berjalan, Uston memasukan Paulo Victor dan menarik keluar Wildan, sekaligus menarik Andre Oktaviansyah dan Reva Adi. Dengan masuknya Riswan Lauhim dan Ripal Wahyudi, Persebaya bertahan dan tetap melancarkan serangan melalui Sho Yamamoto, Bruno Moriera, Paulo Victor dan Ze Valente.

ZE IS BACK. Gelandang enerjik asal Portugal ini memastikan Persebaya mengamankan tiga poin di kandang. [Foto yans.loss27/greenforce.co.id]

Kemenangan 4 match dari 5 laga yang di pegang Uston, dirinya sangat bersyukur atas capaian ini. “Tentunya kita bersyukur ya, karena hari ini kita kembali menang di kandang itu berkat kerja keras semuanya itu yang terutama para pemain ya, yang tentunya kita di ridhoi, di berkati, jadi jalan kita dilapangkan dengan sangat baik” kata Uston di post match press Conference.

KIPER. Andhika Ramadhani menjadi sosok penting di balik kemenangan Persebaya. Kiper alumni El-Faza ini mampu membendung gempuran lini serang Borneo FC. [Foto yans.loss27/greenforce.co.id]

Uston mengatakan bahwa pertandingan sangat menarik dan seru. Borneo yang tujuh kali belum menerima kekalahan akhirnya kalah di Surabaya. “Kita tahu Borneo juga tim papan atas dan mungkin tujuh kali pertandingan belum pernah kalah, Alhamdulillah hari ini kita berhasil mengalahkan” ucap syukur Uston.

Penampilan Catur Arif boleh di bilang sebagai man of the match. Gol pertama Bruno Moriera dari serangan yang alumni internal ini create dari sisi kanan pertahanan Borneo. Arek Mojosari ini disiplin menjaga pertahanan dan membantu serangan Persebaya.

“Catur itu layak mendapatkan karena di pertandingan ini dia salah satu pemain yang menampilkan perubahan yang yang bagus” puji Uston.

Kelanjutan Uston membesut Persebaya, pelatih asal Klagen Wilayut ini mengatakan bahwa dirinya bertugas menjalankan amanat
“Yang paling utama adalah, kita Alhamdulillah di 5 pertandingan ini mendapatkan 13 poin, terus kita sekarang kemungkinan ada di urutan 5, kalau pertanyaan itu, ya kita lihat saja nanti yang penting tugas saya kan, Kita laksanakan dengan baik” paparnya, “tentunya tugas saya masih sama, kalian kan tahu tugas apa di Persebaya” lanjut Uston.

Di penghujung babak pertama di tambahan 2 menit, Kandaimu salah mengantisipasi sepakan keras Terens Puhiri. Andhika Ramadhani tak menjangkau sepakan itu, dan Anis, sapaan akrab Kandaimu berada di sisi luar Dhika, dan bola memantul darinya ke arah gawang.

Uston menjelaskan kejadian gol bunuh diri tersebut. Mantan gelandang Persebaya ini tak mempermasalahkan gol tersebut. “Saya kira ada Kandaimu tidak ada masalah, mainnya menurut saya enggak ada masalah. Terlepas dari tadi ada satu kali blunder normal saya kira hampir semua pemain kita baik yang 11 pemain dan pengganti bagus” terang Uston.

Bruno Moriera menemani pelatihnya di sesi jumpa pres setelah match. Pemain alumni Santos FC ini sangat senang bisa menambah pundi gol nya bersama Persebaya.

“Senang sekali bisa mencetak gol dan yang paling penting juga bisa menang melawan tim kuat, pasti menyenangkan dan juga mendapat tambahan 3 poin. Total sekarang menjadi 18 poin dan membantu Persebaya naik peringkat lagi, ini penting untuk perjalanan Persebaya yang menargetkan untuk menjadi juara” katanya.

“Saya menikmati momen ini dulu, kemenangan selagi waktu recovery masih cukup banyak, masih punya banyak waktu untuk persiapan, nanti kalau sudah kembali berlatih harus kembali siap dan fokus” lanjutnya.

Bruno menjelaskan persiapan dan kesiapan menjelang melawan Madura United di pekan ke-12. Bruno mengatakan bahwa Madura United lebih baik secara klasemen berada di pemuncak, kendati demikian, dirinya telah berada di tim dan official yang bagus.

Bruno memberi pandangan dengan kepelatihan Uston Nawawi. “Saya sangat senang selama dilatih oleh coach Uston, karena dia membantu pemain untuk mendapatkan percaya diri dan juga membangkitkan semangat selalu dan yang pasti, dan saya tidak tahu tentang pelatih baru” tandasnya.

_________________
greenforce.co.id
tonirupilu/Pre
yans.loss27/pho

Tinggalkan Komentar