Tiga Kali Tak Menang Di GBT, Uston : “Jangan Sampai GBT Phobia”

0
41
PATAHKAN GBT PHOBIA. Uston Nawawi dan Reva Adi Saat Sesi Foto Di Sela Pre-Match Press Conference, di Kantor Pemasaran Persebaya di Sutos pagi tadi. Uston mengatakan bahwa dirinya tak ingin Persebaya akan phobia pada markas sendiri, menjadi takut sendiri bermain disana. [Foto Dokumen GF]

Surabaya , greenforce.co.idPersebaya bersiap menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-8 BRI Liga 1 Championship Cup 2023, di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (12/8/23) pukul 15.00 WIB.

Uston Nawawi yang merasa nyaman dengan kursi pelatih Green Force memberikan keterangan press di kantor pemasaran Persebaya, Surabaya Town Square (Sutos) pagi ini, Jumat (11/8).

Uston mengatakan bahwa anak asuhnya siap menghadapi tim berjuluk Pangeran Cisadane, “Hari ini adalah latihan terakhir, kita Official Training (OT). Insya Allah kondisi pemain sudah siap, memang masih ada pemain yang belum 100 persen, tapi tak ada masalah” kata Uston.

Bermain kembali di markas Persebaya, Reva Adi yang menemani coach Uston memebri keterangan tentang kesiapan dirinya dan rekan-rekannya. “Alhamdulillah hasil kemarin kita bisa bawa pulang ke Surabaya 3 poin. Seperti yang saya bilang ini jadi modal yang baik buat kita. kepercayaan membuat diri kita jadi baik lagi. Motivasi pemain menjadi sangat tinggi, semakin percaya diri untuk menampilkan permainan terbaik lawan Persita Tangerang di GBT nanti” terang Reva.

“Saya harap pemain-pemain tetap fokus, jangan lengah, semangatnya terjaga. Jadi, kita bisa ambil tiga poin di kandang. Itu harapan dan doa saya mas,” lanjutnya.

Gelandang asal Portugal, Ze Valente di pastikan belum bisa merumput kembali bersama Reva Adi dkk. Uston menuturkan bahwa mantan pemain PSS Sleman ini belum siap 100 persen. “Tadi kita sudah pantau kondisi Ze, kondisinya masih belum 100 persen. Jadi, dia tidak masuk line up” terang Uston.

Persita Tangerang datang dalam keadaan tren negatif di dua pertandingan mereka. Kendati demikian, Uston tetap mewaspadai kebangkitan tim kebanggaan masyarakat Tangerang itu. “Memang kondisi Persita belum menang dalam dua laga terakhir, dan kita sebaliknya setelah lima kali main kemarin bisa menang” ucap Uston.

“Tapi itu tidak bisa jadi tolak ukur, karena sepak bola itu bukan matematika. Jadi, sepak bola itu tidak diatas kertas, tapi kita buktikan di lapangan” tegas pelatih asal Klagen Wilayut, Sidoarjo, itu.

Uston mengaku telah melihat video rekaman permainan Persita. Pemain yang diwaspadai, tentunya kita juga sudah lihat di video mereka, gimana cara main mereka. Jadi, intinya kita harus waspada semua pemain lah, karena di Liga 1 kualitasnya hampir sip semua” paparnya.

Persebaya dalam tiga laga kandang tidak pernah meraih poin penuh. Sejak ditahan imbang PS.Barito Putera dan Rans Nusanatara FC, Persebaya harus menerima kekalahan dari Perdikabo 1973 hingga terjadi desakan supporter mendesak pelatih Aji Santoso mundur.

Mantan pelatih Elite Pro-Academy U-20 ini mengatakan segalanya tinggal di lihat di lapangan terkait sulit menang di Gelora Bung Tomo. “Kalau jawaban itu nanti kita lihat di lapangan. Yang penting jangan sampai ada istilah GBT-phobia. Begitu main di kandang malah kita ketakutan tersendiri,” lanjutnya.

Laga ini di perkirakan akan di hadiri Bonek sebanyak seribu lebih, hal itu sama dengan saat laga Persebaya versus Persikabo yang hanya diisi 1.600 suporter. Kondisi tersebut, Reva Adi berharap Bonek dan Bonita hadir langsung mendukung di stadion.

“Ya harapan kami sih sebagai pemain, kami berharap bonek-bonita hadir, datang ke GBT mendukung kami. Mensupport kami, karena itu salah satu tambahan energi buat pemain” harap Reva.

“Saya harap Bonek-bonita bisa mencurahkan waktunya ke GBT untuk mendukung langsung Persebaya bertanding. Kita berharap bisa memberikan hasil yang baik untuk Kota Surabaya mas” tutup Reva.

___________________
greenforce.co.id
tonirupilu/jurnalis
yans.loss27/fotografer

Tinggalkan Komentar