Waspadai Kebangkitan PSM Makassar, Aji Santoso, “Saya Ingin Persebaya Bisa Di Nikmati Pemirsa Penonton Bola”

0
62
Tangkapan Layar Pre-Match Press Conference Persebaya Head Coach Aji Santoso Bersama Kapten Tim Rahmat Irianto Di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.(10/9/2021)

Bandung, greenforce – Perjumpaan dua klub mantan Perserikatan PSM Makassar dan Persebaya Surabaya akan terjadi di pekan ke 3 BRI Liga 1 di Bandung, Jawa Barat. Pertemuan ini PSM Makassar berstatus sebagai tuan rumah yang akan menjamu Persebaya di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Catatan kedua tim sejak Persebaya masuk dalam Liga 1 tanah air pada 2017 keduanya saling mengalahkan. Persebaya kalah (2) kali dan menang (2) kali seri (0).

Aji Santoso mengaku pertandingan ini cukup berat. Mantan bek kiri Persebaya era 97-an ini juga pernah tercatat sebagai pemain PSM Makassar dan memberikan thropy kepada laskar Juku Eja pada medio 1999/2000.

Raihan PSM Makassar di BRI Liga 1 telah mengantungi 2 poin dari dua kali pertandingan, sementara Persebaya mengantungi poin 3 dari satu kemenangan kontra Persikabo 1973 (11/9/2021) dan kalah di pekan pertama kontra Borneo FC.

Kedua tim dalam pekan ini berambisi meraih poin penuh. PSM memiliki modal dua poin dan bertekad bangkit, sementara Persebaya yang memiliki amunisi pemain asing yang on fire ketika menjamu Persikabo 1973 bertekad meraih poin penuh juga.

Aji Santoso mengatakan bahwa seluruh pemain Persebaya telah siap untuk menghadapi PSM. Rahmat Irianto yang mendampingi Coach Aji mewakili rekan-rekannya yang antusias dan mengatakan bahwa pertandingan ini sangat penting.

“Teman-teman sangat antusias dan akan berjuang habis-habisan besok” ujar putra sulung Bejo Sugiantoro.

Persebaya bermain di Bandung menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan hubungan supporter Bandung dan Persebaya di nilai menjadi keuntungan tersendiri, namun juru taktik asal Kepanjen Kabupaten Malang ini mengatakan “ya mudah-mudahan saja kami mendapatkan support doa dari masyarakat Bandung, terutama bonek, mudah-mudahan di Bandung ini kami akan meraih hasil maksimal” sambung mantan pemain Arema Malang ini.

Dianggap seperti bermain di rumah sendiri, Rahmat Irianto mengaku sangat senang. “Karena di Piala Menpora kita banyak mendapatkan hasil yang positif di Bandung, semoga di pertandingan besok terulang kembali mendapatkan hasil positif” tandas alumni klub internal Persebaya ini.

Persebaya telah menganalisa kekuatan PSM secara detail kata Aji. “saya sudah menganalisa apa yang menjadi kekuatan PSM dan kekurangan PSM, siapa yang menjadi key player, siapa yang menjadi pemain andalan, nanti akan saya informasikan ke seluruh pemain” masih kata Aji.

“Saya ingin permainan Persebaya bisa di nikmati pemirsa dimanapun. Saya berharap seluruh pemain meningkat performanya” sambung Aji.

Belakangan cuaca di Bandung sangat dingin, Rahmat Irianto mengatakan dengan semangat tinggi bahwa apapun kondisi Persebaya tetap siap dan tidak gentar.

“Dalam situasi apapun kita harus siap, mau panas mau dingin nanti hujan atau bagaimanapun kita akan berusaha, jadi bagaimanapun alasannya kita sama-sama bertanding, sama-sama bermain, 11 lawan 11 jadi ya harus siap dengan segala cuaca” kata ayah 1 anak ini.

Ditanya soal komposisi dan formasi, Aji Santoso mengatakan bahwa itu adalah persoalan teknis dan taktikal yang tidak bisa di share ke umum.

Meski lawan yang di hadapi Persebaya belum meraih kemenangan, Ryan tetap mewaspadai kebangkitan PSM Makassar. “PSM pasti punya motivasi tersendiri karena berhadapan dengan Persebaya, jadi kita tetap mewaspadai itu dan mengantisipasi bahwa PSM juga punya kemampuan yang sangat bagus” sambung Ryan.

Wiliam Pluim menjadi pemain yang diwaspadai Persebaya. Awak media banyak menanyakan bagaimana Rahmat Irianto berhadapan dengan gelandang asal Belanda itu.

“Tidak masalah!, nanti Pluim juga akan berhadapan dengan teman-teman lainnya dan tidak hanya saya, coach Aji pasti memiliki taktik tersendiri siapa yang akan menjaga Pluim, man to man atau bagaimana nanti coach Aji yang atur” kata Ryan sapaan akrab Rahmat Irianto.

Di penghujung jumpa pers virtual, Aji Santoso dan Rahmat Irianto memberi himbauan untuk supporter tidak datang ke Bandung. Kedekatan bonek dan Bandung menjadi antisipasi beberapa pihak, maka anjuran Aji Santoso untuk tetap dukung dan memberi doa dari rumah menjadi dukungan lebih bagi Persebaya yang berjuang nantinya.

“Dua pertandingan ini gak hanya bonek saja, supporter lain juga memahami kondisi luar biasa ini, mereka cukup meyadari situasi yang tidak biasa ini, saya menghimbau untuk bonek dan bonita dimana saja untuk tetap dukung dari televisi saja” pungkasnya.

(tr)