
Pare-Pare, greenforce.co.id – Persebaya di pekan ke-13 mendapatkan satu poin dalam lawatan ke markas PSM Makasar, stadion B.J Habibie, Sabtu (6/12/2025).
Pertandingan tunda ini Persebaya hanya tidak diperkuat Tony Firmansyah yang harus mengikuti Timnas U-23 di Sea Games 2025.
Bajul Ijo tertinggal lebih dulu oleh sepakan Savio Roberto di menit ke-8. Tak berselang lama Persebaya reaktif atas gol itu.
Kecerdikan Rivera yang melihat Bruno Moriera tidak terkawal disodorkan bola dan langsung dilesakan pemain asal Brasil itu.
Kedua tim saling menekan. Jual beli serangan dilakukan Juku Eja melalui kekuatan lini serang mereka. Skor 1-1 bertahan hingga wasit Naufal Fairusiki menit peluit paruh waktu.
Babak kedua, tensi permainan sama-sama meninggi di kedua tim. Seperti janji Rivera kemarin bahwa dirinya akan membuktikan dapat membantu tim, assist-nya menyelamatkan Persebaya dari kekalahan.
Persebaya terus menambah daya gedor. Sayang, Rahmat Irianto harus ditarik karena mengalami cedera kepada akibat benturan.
Hasil ini disyukuri pelatih caretaker Uston Nawawi. “Kita syukuri hasil ini, kita dapat satu poin, kita tahu PSM tim yang kuat dan bagus” kata mantan gelandang Persebaya ini.
Persebaya dalam jeda dua pekan kompetisi ini akan meliburkan tim, sambil melakukan evaluasi.
Persebaya sejak melawan Persik Kediri, Arema FC, Bhayangkara FC, dan PSM memang tidak bisa meraih poin penuh alias tidak bisa menang, namun mereka juga tidak terkalahkan di empat pertandingan itu.
Uston mengatakan bahwa evaluasi harus dilakukan selama jeda ini. Mengingat, tanggal 20 Desember Persebaya akan menjamu Borneo FC di Surabaya.
Persebaya memang tidak menargetkan pada caretaker, hal itu dibenarkan Uston, pelatih asal Klagen Sidoarjo ini mengatakan bahwa managemen tidak mematok target, namun ini lebih kepada tanggung jawabnya sebagai caretaker.
JEBOLAN EPA MAN OF THE MATCH
Muhammad Sadida memperpanjang ‘prestasi’ Persebaya mencetak pemain hasil pembinaannya. Jebolan klub internal Persebaya ini menjadi Man of the match laga klasik ini.
Sadida mengatakan bahwa ini tidak terlepas dari kepercayaan pelatih padanya, dan bimbingan senior-seniornya di Persebaya.
Sadida adalah jebolan Elite Pro-Academy Persebaya U-20. Dia mengakui bahwa 90 menit bermain penuh menjadi kepercayaan dirinya untuk terus melihatkan kemampuan.
Sadida mengatakan bahwa dia benar-benar didukung senior dan staf pelatih. “Di lapangan itu gak ada senior yunior” kata sadida menutup post match press conference.
________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho




