Gagal Revans, Aji Santoso : “Ini Seri Rasa Kalah”

0
27
Sho Yamamoto. Pemain Asal Jepang Ini Menjadi Pembuka Keunggulan. [Foto LIB]

Bogor, greenforce.co.id – Pekan ke-25 Persebaya gagal mencuri poin penuh di markas Rans Nusantara FC. Bermain di stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (28/2) Bajul Ijo di tahan imbang klub milik Rafi Ahmad dan Nagita Slavina 2-2.

Sho Yamamoto. Pemain Asal Jepang Ini Menjadi Pembuka Keunggulan. [Foto LIB]

Persebaya tampil menguasai jalannya pertandingan. Sho Yamamoto membuka keunggulan memanfaatkan assist dari Ze Valente dan kemudian akselerasi Paulo Victor menambah keunggulan tim berjuluk green force itu.

“Sebenarnya kalau sesuai target saya sampaikan di prescon kemarin, minimal dapat satu poin tercapai, tapi seri ini berasa seperti kalah, karena sudah leading dua kosong, dan gol yang terjadi kesalahan pemain belakang” tanggapan Aji di AMPC tadi.

Ze Valente

Aji menuturkan gol balasan pertama Rans Nusantara adalah gagalnya Alta Ballah mengantisipasi dari pergerakan Edo, “di latihan sudah saya antisipasi, lebih terasa menyakitkan lagi gol kedua, di dalam meeting, di dalam latihan, saya sampaikan jangan membuat kesalahan tidak penting, tidak perlu di 1/3 pertahanan, ternyata masih dilakukan” keluh Aji Santoso.

Hasil ini tetap di syukuri oleh CEO Asifa ini, “tetapi jujur, meski dapat poin, target terpenuhi saya inginkan minimal 1, tapi dari rasa saya seperti kalah” lanjutnya.
Risky Ridho mengatakan hal serupa pelatihnya.

“sama yang di sampaikan head coach, kami seri rasa kalah, karena kami sudah unggul 2 gol dan kami kemasukan dua gol di menit akhir, rasanya kami sangat kecewa, tapi tetap saya bersyukur hasil ini dan fokus untuk pertandingan selanjutnya terang alumni El-Faza ini.
Persebaya sudah mempersiapkan laga ini dengan sebaik mungkin.

Di putaran pertama, Persebaya harus mengakui keunggulan Rans saat masih dengan pelatih Rahmad Darmawan (RD). Persebaya menelan kekalahan 2-1 di gelora Delta Sidoarjo saat itu.
Dengan catatan tersebut, dari dua kekalahan melawan Bali United dan PSM Makassar, tekad revans Persebaya semakin tinggi.

“Sudah saya sampaikan kemarin di prescon bahwa kami akan turun dengan kekuatan penuh, dan itu sangat jelas perubahan ketika kami menurunkan 100 persen kekuatan kami, di situ ada Sho, ada Victor, dan terbukti mereka bisa cetak gol, jadi menurut saya tim ini kalau bermain dalam kondisi lengkap cukup baik” paparnya.

Aji terlihat marah di bench saat pelanggaran yang menurutnya sangat tidak penting itu.
“Saya tadi memang marah sekali ke Rumere, sudah saya sampaikan sudah saya wanti-wanti jangan bikin pelanggaran, itu pelanggaran tidak perlu sekali, bola masih jauh, tidak berbahaya, jujur saya tadi sangat marah ketika terjadi pelanggaran” jelas Aji.

Seperti yang saya sampaikan minimal seri, paling tidak ini mengangkat mental pemain, kalau dari segi permainan sangat tidak ada masalah, kami menguasai jalannya pertandingan, kami bermain cantik, kami berain menghibur, “hanya sayang 2-0 sudah di depan mata hilang gara-gara kesalahan pemain kami sendiri, ini yang akan kami evaluasi” sesalnya.

“Yang jelas kami apresiasi perjuangan pemain saya yang telah bermain dengan gaya persebaya selama ini” pujinya.

PEMANGGILAN TIMNAS U-23

Kabar baik untuk Persebaya menjelang berakhirnya musim kompetisi BRI Liga 1. Hari Minggu (26/2) kemarin hampir semua pelatih liga 1 melakukan zoom meeting dengan Coach Indra Safri menyampaikan program persiapan untuk timnas U-23. “Memang ada beberapa pemain yang di panggil ke timnas, tapi pemanggilan itu di tahap akhir” lanjut Aji.

Artinya, pemain-pemain yang regular seperti Risky Ridho dan Ernando Ari tidak di panggil di dalam tahap-tahap seleksi, karena TC tersebut memiliki beberapa tahapan, tanggal 1-8 akan melakukan seleksi, tanggal 8-16 juga masih seleksi, untuk pemain yang usianya kelahiran 2001 di panggil, tetapi pemain-pemain yang tidak regular seperti Ernando dan Risky Ridho dll bisa menyelesaikan kompetisi.

________________

Greenforce.co.id
Jurnalis : tonirupilu
Fotografer : yans.loss27

Comments

comments