Jadwa Liga Mundur, Aji Santoso: “Ini Fair Untuk Tim Yang Belum Mempersiapkan Tim”

0
55
Aji Santoso Di Gelora Bandung Lautan Api

Surabaya, Greenforce – Di undurnya sepekan jadwal kompetisi liga 1 musim 2021 oleh PSSI yang sebelumnya di rencanakan pada tanggal 20 Agustus 2021, ditanggapi secara bijak oleh Persebaya.

Coach Aji Santoso mengaku bahwa mundurnya jadwal ini sudah diperkirakan sebelumnya. “saya memang sejak awal sudah memprediksi kalau tidak tanggal 20 ya mundur. Kalau tanggal 20 sepertinya tidak mungkin, karena ada beberapa klub yang belum mempersiapkan tim, belum latihan, ya kalau kita mau fair ya tim-tim yang belum latihan kita beri kesempatan latihan dulu, kasihan kan mereka, sekarang sudah di putuskan tanggal 27, tanggal itu menurut saya cukup fair ada waktu sedikit buat tim mempersiapkan diri” kata Aji.

Aji santoso meyakini bahwa dengan mundurnya jadwal ini tidak mempengaruhi persiapan tim besutannya. “Ini tidak mempengaruhi, hanya merubah program saja, kan itu tugas pelatih” masih kata pemilik SSB Asifa ini.

Dalam situasi dan kondisi yang tidak normal, pelatih mantan bek kiri Persebaya ini mengatakan bahwa seluruh elemen klub dan supporter harus mentaati segala peraturan dan ketentuan yang dicanangkan pemerintah dan federasi terkait penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya berharap semua supporter dimanapun untuk tidak menggelar nonton bareng (nobar) dan harus mengikuti aturan seperti itu” tandasnya.

Ditanya soal apakah Persebaya akan bisa menjaga performa pada tanggal 27 nanti, Aji Santoso menjawab dengan keyakinan bahwa anak asuhnya telah melakukan latihan dan persiapan sejak lama.

“Yang jelas persiapan kita cukup bagus” jawab Aji. “Kondisi anak-anak cukup bagus, nanti 3-4 hari sebelum kompetisi akan kita adakan pengecekan stamina kondisi pemain, kita akan lakukan test fisik lagi, nanti kalau memungkinkan sebelum kompetisi kita akan adakan uji coba”

Sementara untuk kondisi striker Jose Wilkson tadi terlihat latihan di tepi lapangan, “Wilkson saya ijinkan tidak latihan bersama tim, dia bilang capek, saya suruh latihan ditepi” tutup mantan pemain Arema Malang ini.

(tr)