[greenforce.co.id/pho/yansloss27/tonirupilu/pre]
Padang, greenforce.co.id – Persebaya akan menjalani laga away di pekan ke-33 BRI Super League musim 2025/2026.
Meladeni Semen Padang FC yang telah dipastikan degradasi bukan menjadi sesuatu yang membuat tensi pertandingan akan mengendur.
Semen Padang dipastikan degradasi karena Kabau Sirah itu hanya menang 5 kali, seri 5 kali, dan 22 kalah dengan mengemas 20 poin hingga di pekan ke-32 ini yang mengantar mereka di posisi ke-17.
Persebaya akan dijamu di stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Sebelum ke Padang, Persebaya hanya menjalankan satu kali sesi latihan sebagai persiapan.
Padang selalu menjadi laga yang sulit bagi Persebaya. Hal itu disampaikan Tavarez dalam jumpa press, kamis (14/5/2026).
“Padang selalu sulit. Berdasarkan statistik dan sejarah, Persebaya belum pernah menang di sini. Kita harap besok bisa mengubah sejarah tersebut, meskipun Semen Padang sudah degradasi, ini justru bisa menyulitkan karena mereka bermain tanpa beban dan mungkin menurunkan pemain yang jarang main dengan motivasi tinggi.” ungkapnya.
Jika Padang akan menjaga statistik dan history perjumpaan bersama Persebaya, bukan tidak mungkin Semen Padang akan membawa oleh-oleh ke Liga 2, menjaga tim tak bisa dikalahkan di tanah Padang oleh Persebaya.
Persebaya mengejar target menembus posisi 4 besar diakhir kompetisi. Namun, untuk mencapai itu dibutuhkan kerja keras dan hasil dari pertandingan lain.
“Kita harus menang dulu. Untuk menang tidak mudah karena Semen Padang sering mencetak gol di awal laga. Saya menekankan pemain untuk tetap respek, jangan meremehkan lawan karena mereka sudah degradasi” harap Tavarez.
“Kalau kita berpikir laga ini mudah, kita akan kehilangan fokus. Jika menang, kita cetak sejarah baru di sini.” sambungnya.
Tavarez menuturkan soal recovery anak asuhnya dan target managemen seperti apa. “Kita harus menang dulu, targetnya menang, baru kita bicara 4 atau 5 besar” ucapnya.
Persebaya memiliki Pedro Matos, mantan gelandang Semen Padang yang didatangkan paruh musim ini.
Pemain asal Portugal itu tidak dapat diturunkan di laga itu karena statusnya adalah pinjaman, dan itu ada dalam kesepakatan dari kedua tim.
Tavarez Memiliki padangan soal tim kebanggaan warga Sumatera Barat ini. Ia berharap kedepannya Semen Padang kembali ke liga 1 secepatnya, hal itu lantaran Semen Padang menjadi wakil bumi Andalas.
“Suka dengan atmosfer suporter di sini sejak dia datang bersama PSM dulu, dan dia lebih suka bermain di stadion yang penuh daripada stadion kosong.”
Persebaya dipastikan tidak menurunkan seluruh potensi kekuatan tim. Hal itu dikarenakan beberapa pemain masih mengalami cedera.
“Sayangnya ada beberapa pemain yang tidak 100% karena cedera di laga terakhir. Kita akan lihat reaksi mereka di latihan hari ini dan keputusan baru diambil besok pagi setelah berkonsultasi dengan tim medis.” Pungkas Tavarez.





