
Surabaya, greenforce.co.id – Musim 2026/2027 kompetisi BRI Super League tinggal menghitung hari. Segala persiapan dilakukan oleh seluruh kontestan mulai dari rilis tim hingga Jersey telah dilakukan.
Persebaya satu dari 18 tim peserta liga 1 yang juga telah mempersiapkan tim dengan baik. Mereka baru saja melakukan launching Synergy dan pemusatan latihan di Thailand.
Musim ini Persebaya tak main-main dalam meletakan target besar; juara. Target itu di materaikan dalam jargon mereka #bismillah2027 yang artinya tahun 2027 saat Persebaya berusia 100 tahun, tim kebanggaan Arek Suroboyo ini memboyong piala ke Surabaya.
BRI Super League musim ini akan dimulai pada tanggal 5 September 2026. Persebaya akan melakoni laga perdana away ke markas Bhayangkara FC di stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Berbekal prestasi dengan menjuarai Piala Presiden di pra-musim, Persebaya memikul target yang tidak mudah, kendati demikian, Bernardo Tavarez sang juru racik Bajul ijo ini memiliki pandangan lain.
“Jadi, kita akan memulai Super League pada 5 September ini. Hari ini kita mulai mempersiapkan pertandingan melawan Bhayangkara FC. Mereka lawan yang kuat. Saya ingat musim lalu, hanya Persebaya yang berhasil menang di sana. Mereka sangat kuat di kandang.”
“Mereka tidak kehilangan pemain kunci. Pemain terbaik mereka tetap bertahan di Bhayangkara. Mereka juga mendatangkan pemain bagus yang sudah berpengalaman di Super League Indonesia, serta pemain asing dengan CV yang bagus. Artinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang.” Kata Pelatih asal Portugal itu.
Jadwal pertandingan selama pra-musim, Persebaya selalu bermain di malam hari pukul 19.00 WIB, mulai dari versus PSIS Semarang, Piala Presiden, dan Penang FC, Persebaya nyaris tak merasakan sore hari.
Dengan kondisi itu Tavarez kemarin, Selasa (1/9) mulai melakukan latihan perdana di lapangan ABC pukul 15.30 WIB, yang mana cuaca saat itu sangat panas sekali.
“Jika kalian ingat, kami melakukan banyak pertandingan pramusim di malam hari. Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca.” Ucapnya di lapangan.
“Saya belum tahu bagaimana kondisi lapangan di sana sekarang. Saya rasa mereka sudah memperbaiki rumputnya, karena musim lalu saya ingat bola sering memantul tidak beraturan (bumpy).
“Jika lapangan masih seperti itu, tim yang memenangkan second ball dan lebih kuat secara fisik akan memiliki keuntungan. Persiapan kami juga mencakup hal itu.” sambungnya.
Seperti diketahui, Persebaya memiliki pemain yang belum sepenuhnya bugar. Alex Martin, striker asal Brasil itu tampak berlatih terpisah dari rekan-rekannya.
Mantan bomber Dewa United itu mengalami cedera saat melawan Port FC. Atas kondisi itu, Tavarez mengungkapkan bahwa tak hanya Alex yang masih cedera.
“Ya, ada beberapa pemain yang cedera. Beberapa sudah mulai berlatih tapi belum 100%. Kita lihat hari ini, besok, dan lusa bagaimana perkembangan mereka untuk menentukan apakah bisa masuk skuad atau tidak.” paparnya.
“Dia (Alex) tidak ada di sini hari ini, jadi kita lihat besok apakah dia bisa bergabung atau tidak.” sambungnya.
Lapangan Stadion Sumpah Pemuda masih dalam perhatian Tavarezm “Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak. Jika bola banyak memantul, kita harus menang adu fisik. Bhayangkara adalah tim yang kuat secara fisik.” ucapnya.
Dengan menghadapi Bhayangkara FC yang kerap menyulitkan Persebaya, Tavarez mengajak seluruh pendukung Persebaya untuk me-reset pandangan soal juara.
“Saya pikir sekarang kita perlu me-reset pikiran kita. Pemain dan pendukung sangat senang karena kita memenangkan turnamen pramusim (Piala Presiden). Itu penting untuk dimenangkan, tapi itu sudah berlalu.
“Apa yang kita lakukan sebelumnya tidak akan membantu kita besok. Kita harus bekerja lebih keras hari ini untuk menjadi tim yang lebih baik.” kata Tavarez.
Bhayangkara FC saat ini tidak lagi dibawah kendali Paul Munster. Menurut Tavarez, siapapun pelatih The Guardian itu mereka tetap tim kuat.
“Jika mereka mengganti pelatih dengan pelatih yang sudah menunjukkan performa bagus di liga ini, artinya pelatih yang datang bisa jadi lebih baik. Mereka justru punya keuntungan lebih karena mereka bisa melihat semua pertandingan kita di pramusim lewat YouTube, sedangkan kita tidak punya rekaman pertandingan mereka. Kita tahu karakter pemainnya, tapi kita tidak tahu strategi pelatih barunya.” sambung Tavarez.
Tavarez belum memastikan bagaimana kondisi Alex Martin. “Kita belum tahu pasti apakah Alex absen atau tidak. Tapi tentu kita harus punya Plan A, B, dan C. Kami punya pemain lain yang bisa mengisi posisi striker.
“Saat Alex cedera di Piala Presiden, kami mencoba pemain berbeda dengan mobilitas tinggi di depan. Kami butuh semua pemain memahami bahwa performa tim adalah yang utama.” paparnya.
TAVAREZ SOAL EKSPETASI JUARA
Bernardo Tavarez sepertinya akrab dengan juara. Menukangi Persebaya ia telah mempersembahkan Piala Presiden, dan target yang dicanangkan sebenarnya tak membuat dirinya berkedok.
Tavarez pernah membawa PSM Makassar juara. Artinya, ia berpengalaman menghadapi target yang ada.
Ditanya soal target juara, ia menjawab secara elegan. “Pertanyaan bagus. Kita menang Piala Presiden, semua orang senang. Persebaya belum pernah menang itu sebelumnya. Tapi sekarang berbeda. Persebaya sudah 22 tahun tidak menjuarai liga. Jangan lupakan itu.” tekan Tavarez.
“Saya sering bertemu orang di jalan yang bilang ‘Coach, Juara!’. Oke, pemain ingin memenangkan pertandingan berikutnya, dan itu harus jadi targetnya. Kalian tidak bisa menuntut langsung juara jika membandingkan dengan tim lain yang punya anggaran (budget) lebih tinggi dan bisa merekrut pemain tim nasional atau pemain yang pernah juara.” ucapnya.
“Tolong jangan beri tekanan berlebih pada skuad kami. Jika ingin membantu, dukunglah pemain terutama saat mereka tidak tampil maksimal. Mereka bukan mesin. Akan ada hari di mana performa tidak bagus, tapi saat itulah dukungan sangat penting agar mereka merasa percaya diri.” harapnya.
“Target saya sebagai pelatih adalah mempersiapkan tim untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Itu saja. Jika kalian mendengar saya bilang kita akan juara sekarang, itu bohong. Target saya menjadi lebih baik di setiap pertandingan dan mencoba menang. Itu saja.” tandasnya.
_____________________
greenforce.co.id
tonirupilu (pre) yans.loss27 (pho)




