Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya memastikan diri sebagai juara grup B dan memastikan tiket semi-final Piala Presiden 2026.
Bajul ijo akan menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada hari Selasa (4/8/2026) pukul 21.00 WITA.
Capaian ini menurut Tavarez adalah perjalanan pra-musim. Menurutnya Persebaya harus menjalankan pertandingan dengan permainan yang bagus.
“Tentu ada banyak hal yang kami lakukan dengan baik, tapi juga ada hal-hal yang perlu kami ubah jika ingin menjadi tim yang lebih baik” kata Tavarez.
Saat mengalahkan Port FC, Sabtu (1/8/2026) pelatih asal Portugal ini mengucap terima kasih pada Bonek dan Bonita yang membawa suasana pertandingan begitu fantastis.
“Saya harus mengucapkan terima kasih atas atmosfer fantastis yang diciptakan para pendukung di sini, ini sangat membantu sikap para pemain kami dengan bola dan terutama tanpa bola. Penting untuk mengatakan ini karena Bonek dan Bonita hari ini sangat membantu” puji Tavarez.
Memang, melawan juara bertahan bukan pertandingan yang mudah. Port FC adalah tim terbaik di negeri Gajah Putih itu.
“Kami tidak bermain melawan tim biasa, kami bermain melawan salah satu tim terbaik di Thailand dan seperti yang Anda katakan, mantan juara Piala Presiden. Jadi, terima kasih untuk Bonek-Bonita atas dukungannya dan juga untuk sikap semua pemain”.
“Seperti yang Anda lihat, kami mengganti banyak pemain karena pada saat ini tidak adil, karena lihat, kami akan bermain melawan Arema. Arema memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak dari kami untuk mempersiapkan pertandingan, untuk pemulihan”.
“Dan itu tidak mudah bagi tim-tim yang datang dari grup B, karena pada saat ini setelah tiga pertandingan dengan periode pemulihan yang singkat bisa membuat semua perbedaan. Karena tim lain menunggu di sofa dengan waktu satu setengah hari lebih banyak, jadi ini memungkinkan mereka untuk pulih dan mempersiapkan pertandingan.” Ungkap Tavarez.
Bek kanan Persebaya asal Brasil Jefferson mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya bermain sesuai arahan pelatih. “Saya pikir tim kami melakukan apa yang diminta oleh staf teknis. Dan dengan ini kami selangkah demi selangkah meningkatkan tim. Dan saya pikir penting juga untuk beristirahat karena jarak antar pertandingan sangat dekat, sangat penting bagi kami karena waktu antar pertandingan sangat singkat untuk mencoba pulih”.
“Jadi, seperti ini lebih mudah untuk melakukan pekerjaan yang baik, kami para pemain bersama seluruh staf. Jadi saya pikir kita harus terus seperti ini, kita ingin mencapai hal-hal besar jadi kita harus tetap rendah hati dan bekerja keras selangkah demi selangkah untuk mencoba melakukan yang lebih baik lagi.” ungkap Jefferson.
Jelang lawan Arema FC, Tavarez mengatakan bahwa dirinya secara tim siap dan mengeluhkan jadwal yang padat.
“Ya itu benar, saya setuju. Dan inilah faktanya karena kita mulai bermain tanggal 26, 29, 1 Agustus, lihat perbedaannya. Intensitasnya tinggi, terutama pertandingan pramusim hari ini, intensitasnya terlalu tinggi”.
“Dan kami mencoba untuk mengganti pemain karena jika tidak melakukan ini, probabilitas lebih banyak pemain cedera akan lebih tinggi. Tapi itulah jadwal yang diberikan Piala Presiden kepada kami, jadi kami perlu bermain dengan aturan yang mereka berikan kepada kami”.
“Tentu saja jika saya bisa memutuskan, saya lebih suka memberikan lebih banyak hari di antara pertandingan karena memungkinkan kami tidak hanya untuk memulihkan pemain tetapi juga untuk berlatih, karena pada saat ini kami hanya pemulihan dan bermain, kami tidak bisa berlatih”.
“Tapi bagaimanapun, begitulah adanya, untuk kedua grup. Saya hanya berpikir pada saat ini tim-tim dari grup A memiliki lebih banyak keuntungan dibandingkan dengan tim-tim dari grup B karena Arema memiliki perbedaan waktu satu setengah hari karena mereka bermain sore, kami bermain malam. Pemain tiba di rumah mungkin tengah malam atau jam 1 pagi dengan adrenalin pertandingan, mereka tidak akan tidur”.
“Jadi mereka baru akan pulih mungkin pada malam hari esoknya. Perbedaannya terlalu banyak, Anda mengerti? Ini poin saya. Alex pergi ke rumah sakit, kami sedang menunggu kabar.” Papar Tavarezm.
“Ya, saya sudah melihat Arema. Saya melihat Arema di beberapa pertandingan pramusim, tapi saya akan menganalisa Arema lagi. Saya pikir Arema punya tim yang bagus, pemain yang bagus. Mereka punya kompetisi posisi demi posisi yang baik, satu-dua pemain yang bisa mengisi posisi dengan sangat baik dan itu bagus untuk turnamen seperti ini”.
“Karena mungkin satu pemain bermain satu jam dan pemain lainnya bermain 30 menit atau 45-45. Mereka tidak kehilangan pemain kunci dari musim lalu dan mereka mendatangkan pemain bagus musim ini”.
“Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Dan tentu saja dengan atmosfer seperti ini, saya pikir jika kami bisa bermain di sini lagi, saya pikir itu lebih baik. Juga karena lihat, menurut saya sangat tidak adil jika sekarang kami harus melakukan perjalanan ke tempat lain”.
“Karena tim lain seperti Arema punya waktu satu setengah hari lebih banyak dari kami dan ini bisa membuat semua perbedaan. Jadi jika mereka tidak melakukan pemulihan dan tanpa pemulihan yang baik harus bepergian, pemain bukan mesin, mereka akan ‘mati’ di pesawat atau di pertandingan”.
“Jadi situasinya akan adil jika Arema bermain di sini. Tapi menurut saya ini bukan saya yang memutuskan. Tapi saya pikir jika bisa di sini, itu lebih baik bagi kami karena kami tidak perlu bepergian. Tapi saya tidak memutuskan apa-apa, Anda bertanya kepada saya, saya memberikan pendapat saya.” Tutur Tavarez.
Tavarez di babak penyisihan banyak melakukan rotasi, namun mantan pelatih PSM Makassar ini memiliki skema dan penjelasan terkait hal itu.
“Saya perlu melihat pemain yang saya miliki, karakteristiknya, jika mereka bisa bermain lebih dari satu posisi dan di posisi lain apa yang bisa mereka berikan kepada kami”.
“Karena sekarang adalah waktunya untuk melakukan eksperimen ini. Kita sedang di pramusim, jangan lupa bahwa turnamen ini adalah turnamen pramusim. Beberapa pertandingan yang kami miliki untuk mempersiapkan tim kami”.
“Jadi jika kami tidak menguji sekarang saat bursa transfer terbuka, kapan kami akan menguji? Tidak mungkin di Super League. Jadi saya perlu melihat pemain di posisi lain untuk melihat apa yang bisa mereka berikan kepada kami.”sambung Tavarez.
Persebaya dalam dua gol di babak penyisihan diawali dari set piece. “Ya, saya ingat pertanyaan Anda dan itu analisa yang bagus dari sisi Anda. Apa yang saya lihat adalah para pemain memahami cara yang harus kami mainkan”.
“Kami tidak bisa hanya menjadi tim yang bermain dengan mengandalkan set piece. Kami harus kuat di semua momen pertandingan, pada set piece serangan, pertahanan, pada organisasi serangan, organisasi pertahanan, pada transisi menyerang, transisi bertahan”.
“Hari ini benar kami bermain dan kami mencetak dua gol pada transisi ini dan juga organisasi serangan, dan juga kami menciptakan peluang pada organisasi serangan dan transisi menyerang. Dan ini membuat saya senang”.
“Tapi pertandingan sudah selesai, jadi sekarang kami perlu menganalisa hal-hal baik untuk mencoba melakukannya lagi di pertandingan berikutnya dan juga hal-hal yang tidak begitu baik”.
“Saya beri beberapa contoh, kami menang 2-1 dengan satu pemain lebih banyak, kami perlu meningkatkan kualitas penguasaan bola kami, terutama pengambilan keputusan karena jika kami membuat operan yang lebih baik di beberapa momen, kami bisa mencetak gol ketiga dan keempat”.
“Dan kami menderita di menit-menit terakhir karena terkadang keputusan yang kami ambil, kami bermain lebih dengan hati, dengan emosi daripada dengan kepala, berpikir. Tapi itu normal, terkadang karena kami terlalu banyak mengganti pemain juga karena kami butuh karena kondisi fisik dan juga agar mereka tidak cedera”.
“Jadi semua hal ini, juga beberapa pemain ini pertama kalinya di Indonesia, mereka belum mengerti cara rekan satu tim mereka bermain. Jadi saya pikir selangkah demi selangkah kami bisa berkembang.” pungkasnya.
_________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho





