Gianyar, greenforce.co.id – Persebaya akhirnya meraih piala yang diadakan sejak 2015 itu. Persebaya memastikan diri juara setelah menang dalam drama adu penalti 5-6 atas Persib Bandung, Kamis (6/8/2026) di stadion Kapten I Wayan Dipta.

Waktu normal 90 menit, Persebaya bermain imbang 1-1. Pertandingan dilanjutkan dalam extra time 15×2 dan tetap berakhir 1-1 hingga harus diadu 12 pas tersebut.

Dalam pertandingan normal, Persebaya unggul terlebih dahulu saat pertandingan berjalan 20 menit. Ramadan Sananta memanfaatkan umpan crossing dari Rahmat Irianto.

Empat menit berselang, Persib membalas melalui Patricio Matricardi di menit ke 24′. Kedua tim bermain saling berbalas serangan di babak kedua.

Pertandingan berjalan cukup keras. Terbukti wasit Rio Permana Putra mengeluarkan enam kartu kuning dan satu kartu merah untuk Persib, dan dua kartu kuning untuk Persebaya.

Persib kehilangan pemain bintang mereka Mario Perarlta di menit 113′ saat pemain asal Argentina itu melanggar keras Fransisco Rivera.

Memasuki babak adu penalti, pemain asal Brasil yang dimiliki Persebaya Gledson Paixão menjadi eksekutor penentu setelah Fernando Yuran gagal mengeksekusi penalti yang berhasil ditahan oleh Fitrah Maulana.

Kemenangan dramatis ini membuat Tavarez tak mampu menahan air mata nya. Pelatih asal Portugal itu tampak tersedu saat merayakan kemenangan kemenangan tersebut.

“Pertama-tama, saya ingin katakan bahwa tidak mudah untuk kehilangan trofi melalui adu penalti di final. Sayangnya di liga-liga lain saya sudah pernah merasakan pengalaman buruk tersebut. Tapi hari ini saya sangat senang karena kami menang di sini” ungkap Tavarez.

“Mengenai jalannya pertandingan, saya pikir kami memiliki peluang-peluang terbaik. Kami memiliki lebih banyak kesempatan dibanding tim lawan”

“Pertandingan memang tidak memiliki intensitas yang terlalu tinggi, tapi itu normal karena kedua tim tidak punya banyak waktu untuk pemulihan (recovery)”

BACA JUGA  Tavarez Ingin Piala Presiden Sebagai Tonggak Membangun Tim Untuk Musim Depan

“Persib bermain sore hari (di semifinal), sedangkan kami bermain malam hari, jadi waktu pemulihan kami lebih sedikit dibandingkan Persib” ungkap Tavarez.

“Sikap para pemain kami hari ini sangat fantastis. Kami mencetak gol lebih dulu, sayangnya kami melakukan kesalahan dan kebobolan. Kami punya 3 atau 4 peluang lagi tapi tidak berbuah gol, namun sikap pemain tetap terjaga hingga akhir pertandingan. Inilah yang perlu kita pertahankan untuk terus melaju” ungkapnya.

“Kami membawa pulang trofi, Piala Presiden pertama untuk Persebaya. Setelah 22 tahun tanpa trofi besar, sekarang berhenti (puasa gelarnya)”

“Hari ini 6 Agustus, Persebaya punya trofi. Jadi, selamat Bonek-Bonita. Saya berharap pada 15 Agustus nanti kalian bisa datang ke GBT. Kita akan mengadakan pertandingan di sana, dan cara terbaik bagi kalian untuk mengucapkan terima kasih kepada para pemain adalah dengan memenuhi stadion. Come on, full stadium” harap Tavarez.

Tavarez juga memuji penampilan Persib yang akan berjuang membawa nama Indonesia di level Asia.

“Dan untuk Persib, mereka juga berjuang, mereka juga layak. Sayangnya hanya satu yang bisa menang. Saya ucapkan semoga sukses di kompetisi AFC karena itu penting bagi Indonesia untuk mengumpulkan poin” ucap Tavarez.

Sementara itu, pelatih Persib Igor Tolic mengucapkan selamat untuk Persebaya. ” “Selamat untuk Persebaya atas gelar juara. Saya pikir mereka adalah tim yang sangat bagus di sepanjang turnamen ini, mereka layak untuk menang”

“Kami memainkan laga final dengan tim yang tidak lengkap, kami mempromosikan banyak pemain muda dan pada akhirnya kami kalah melalui adu penalti. Bahkan dengan satu pemain yang kurang (kartu merah), kami tetap bertahan dan pertahanan kami cukup oke. Jadi, ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan-pertandingan ini” ungkap Igor.

BACA JUGA  Persebaya Perkuat Lini Belakang Datangkan Walber Mota

Tak hanya Igor Tolic yang mengucapkan atas capaian Persebaya. Gelandang Persib Adam Alis juga mengatakan serupa.

“Terkait final, selamat buat Persebaya sudah juara di Piala Presiden. Dan saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga kepada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini. Dan kita fokus ke depan lagi untuk ACL (AFC Champions League) dan Liga. Sampai bertemu di Liga” pungkas Adam Alis.

 

 

__________

greenforce.co.id

tonirupilu/pre

yans.loss27/pho