Selebrasi pemain Persebaya saat gol Alex Martins tercipta. (greenforce.co.id)

Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-3, Bajul Ijo ditahan imbang tamu mereka Garudayaksa FC, Sabtu (19/9/2026) kick off 15.30 WIB.

Persebaya bermain dalam skema yang masih menurut suporter mereka “main tak jelas”. Hasil 1-1 dengan tim promosi memang menjadi pukulan telak bagi tim yang mencanangkan target juara.

Persebaya sebenarnya bisa saja meraih poin penuh dengan tim asal Jawa Barat ini, sayangnya gol pertama Miguel dianulir wasit Sance Lawita setelah pengecekan VAR yang menyatakan terjadi offside.

Persebaya baru kembali mencetak gol melalui gol Alex Martins menerima umpan crossing Jefferson di menit ke-85.

Unggul 1-0 tak berselang lama, A. Hamra Hehanussa tiga menit kemudian membobol gawang yang dijaga Reza Arya di menit ke-89.

Skor 1-1 ini membawa Persebaya di pekan ke-3 bertengger di posisi ke-8 dengan mengemas 5 poin, dua kali seri dan sekali menang.

Hasil ini ditanggapi Bernardo Tavarez dengan datar. “Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang datang ke sini untuk mendukung pertandingan ini”

“Menurut pendapat saya, penampilan kami di babak pertama bisa lebih baik lagi. Kami memiliki beberapa peluang, begitu pula tim lawan. Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya jika anda ingat saat konferensi pers saya bilang bahwa tim ini memiliki pemain-pemain hebat, dan Anda telah melihatnya hari ini” ungkapnya.

Secara teknis Tavarez mengatakan sangat menyesalkan pembatalan gol Miguel, “Kami mencetak gol lagi, namun kami tidak boleh kami tidak boleh kebobolan gol seperti itu. “Sayangnya, kami membiarkan mereka melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol. Itu adalah satu-satunya peluang yang mereka miliki di babak kedua”

BACA JUGA  AZA Hadirkan Persebaya Player Issue Jersey untuk Super League, Material Super Ringan dan 100% Buatan Indonesia

“Secara keseluruhan pertandingan, kami mencatatkan lebih banyak upaya mencetak gol, lebih banyak sepak pojok, dan lebih unggul dalam segala aspek, namun kami gagal mencetak gol untuk memenangkan pertandingan” keluh Tavarez.

Persebaya akan melakoni partai tandang melawan Isen Mulang pada tanggal 9 Oktober di Palangkaraya. Tavarez mengatakan bahwa dirinya berjanji akan mengembalikan tiga poin yang hilang di Surabaya.

“Kini, kami harus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober, guna mencoba meraih kembali dua poin yang hilang hari ini saat kami bermain tandang nanti” janji Tavarez.

Tony Firmansyah, womderkid asli Benowo ini meminta maaf atas kegagalan meraih poin penuh. Kendati demikian, Tony dan rekan-rekannya akan berusaha maksimal di laga selanjutnya.

 

 

____________

greenforce.co.id

tonirupilu (pre)

yans loss27 (pho)