
Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya kembali ditinggal pelatih kepala jelang laga pekan ke-13 BRI Super League kontra Bhayangkara FC, Jumat (28/11/2025) di Bandar Lampung, Lampung.
Eduardo Perez diputus kontraknya pasca laga versus Arema FC l, Sabtu (22/11) yang mana Persebaya harus bermain imbang atas seteru mereka.
Pasca pertandingan, official Persebaya melalui akun Instagram mereka mengumumkan pemutusan kerjasama dengan pelatih 46 tahun asal Spanyol itu.
Desakan suporter saat itu membuat managemen Persebaya bergerak cepat mengambil keputusan soal juru racik, dan menentukan caretaker untuk menghabiskan sisa pekan di putaran pertama ini.
Uston Nawawi, legenda hidup Persebaya ini didapuk menjadi alenatore Bajul ijo melawat ke Bandar Lampung.
Bhayangkara FC saat ini dilatih oleh mantan pelatih Persebaya musim lalu, Paul Munster. Secara otomatis pertemuan ini menjadi ajang reuni Persebaya dengan pelatih yang membawa Persebaya di papan atas musim lalu.
Uston Nawawi seperti Dejavu, musim 2022-2023 dirinya pernah menjadi caretaker saat menghadapi Bhayangkara FC di Bekasi kala itu, dan Persebaya memenangkan laga itu.
Pertemuan kedua tim dengan pelatih yang pernah membesut Persebaya, Uston menanggapi ini sebagai reuni. “Oh iya, ya kita reuni istilahnya sama Coach Paul. Sampai menunggu pelatih datang. Yang penting kita konsentrasi lawan Bhayangkara” jawabnya di lapangan ABC, Selasa (25/11).
Tanpa pelatih kepala Persebaya akan beberapa match dibawah komando caretaker. Uston menekankan kepada pemainnya bahwa Persebaya itu yang utama. “Ya tentunya semua kita komitmen, bertekad ya, kita sudah jelaskan ke pemain yang terpenting Persebaya nomor satu. Itu kalau seperti itu kan pemain profesional” sambungnya.
Uston menegaskan setelah keputusan managemen dirinya dipanggil. Uston menjelaskan kondisi ke pemain, “saya jelaskan situasinya seperti ini di sini dan pemain juga mengerti ya kita bekerja di sepak bola ya seperti itu. Siapapun bisa datang dan pergi kan itu. Tapi klub tetap nomor satu” tegasnya.
Untuk kekuatan Bhayangkara, Uston mengatakan bahwa semua pemain The Guardians itu wajib diwaspadai. Terlebih Paul Munster telah mengerti luar dalam tim kebanggaan Bonek Bonita ini.
“Ya, tentunya. semua diwaspadai kan. Coach Paul juga mengerti luar dalam sama kita, kita sama-sama tahu kan itu” terang Uston.
Untuk fisik pemain dikatakan mantan gelandang Persebaya bahwa semua telah didiskusikan bersama staff pelatih, “Ya, kita semua di staf pelatih berdiskusi bagaimana untuk memberikan program dan treatment kepada pemain biar di hari Jumat gitu kita kembali fit” lanjutnya.
Uston menjelaskan bagaimana dirinya selama menjadi asisten sejak jaman pelatih Aji Santoso. Pelatih asal Klagen Wilayut ini menceritakan bahwa Eduardo Perez sosok yang selalu berpikir positif.
“Ya, kalau dari Coach Edu itu orangnya selalu berpikir positif baik ketika di dalam lapangan ataupun di luar lapangan” ungkapnya.
” Ya, Memang secara hasil kita kurang memuaskan ya, tapi menurut saya pribadi setelah kalah lawan Persija kita di empat pertandingan itu ada proges cuma memang belum menang kan itu saja” pungkas Uston.
________________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho




