Bandar Lampung, greenforce.co.id – Pekan ke-4 BRI Super League, dilalui Persebaya saat melawat ke Bandar Lampung markas Bhayangkara FC, tapi, ini bukan lawan tim milik Kepolisian RI itu, ini lawan Isen Mulang FC, Jumat (9/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan sejatinya digelar di Palangkaraya, hanya saja karena disana masih terdampak asap Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) maka pertandingan digeser ke Lampung.
Persebaya membawa pulang tiga poin dari tim yang sebelumnya bernama Adhiyaksa FC itu. Melalui gol penalti semata wayang oleh Alex Martins di injury time babak pertama 45+3.
Sebenarnya Persebaya bisa memenangkan dua gol, hanya saja gol Diogo Ramalho dianulir setelah pengecekan VAR yang menyatakan pemain asal Portugal itu offside.
Hasil ini di kalangan suporter masih belum menggembirakan secara permainan dengan karakter Persebaya yang lekat gaya bermain pendek merapat.
Tavarez menanggapi hasil ini dengan mengatakan bahwa hasil ini sangat pantas diraih Persebaya. “Saya rasa kita pantas menang. Kita menciptakan banyak peluang gol, namun sayangnya terkadang bola membentur pemain bertahan, keluar lapangan, atau ditepis oleh penjaga kiper. Tapi kita memiliki peluang yang bagus” kata Tavarez di post match press conference.
Selain skema permainan, Tavarez mengeluhkan angin dan kondisi lapangan stadion sumpah pemuda yang tidak rata. “Pertandingan tadi tidak mudah untuk dimainkan di atas lapangan karena terkadang angin dan juga permukaan rumput lapangan tidak rata” keluhnya.
“Jika kita memainkan bola bawah, bola terlalu banyak memantul, namun kondisi rumput tersebut sama untuk kedua tim” sambungnya.
Tavarez mengakui bahwa di babak kedua Isen Mulang bermain agresif dan berusaha menekan dan mencetak gol.
“Karena kita tidak mencetak gol kedua di menit-menit akhir hal yang normal ketika tim lawan mencoba mencetak gol” ucapnya.
Dengan percaya diri Tavarez bahkan tidak dapat mengetahui berapa kali penyelamatan lini belakang anak asuhnya.
“Saya rasa mereka tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang” ungkapnya.
Mantan pelatih PSM Makasar ini pun mengakui bahwa Isen Mulang adalah tim berbahaya. Menurutnya tim playoff liga 2 musim lalu ini kerap menciptakan peluang.
“Saya melihat kualitas pada diri mereka, dan saya mendoakan yang terbaik untuk mereka di pertandingan-pertandingan berikutnya, karena saya tahu tidak ada yang ingin berada di posisi terbawah klasemen” kata Tavarez.
Di pekan selanjutnya Persebaya akan menjamu PSS Sleman, Minggu (18/10/2026). Ia berharap Bonek dan Bonita memberi dukungan langsung ke stadion untuk mendukung Toni Firmansyah dan kawan-kawan.
___________
greenforce.co.id
tonirupilu (pre)
yans.loss27 (pho)





