![Selebrasi 'pesan'. Mihailo menambah pundi gol dirinya. Selebrasi ini menjadi pesan tersendiri dan hanya dirinya yang memahami makna tutup telinga dan tangan demikian. [Foto persebayafans27] Mihailo](https://greenforce.co.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_20251228_223030-1-696x665.jpg)
Surabaya, greenforce.co.id – Akhirnya Persebaya berhasil menutup tahun 2025 dengan kemenangan mencolok, setelah sebanyak lima pertandingan seri, hari ini, Minggu (28/12/2025) Bajul Ijo menggilas Persijap Jepara 4-0 tanpa balas.
Pertandingan ini benar-benar sangat disyukuri Persebaya terlebih Uston Nawawi sejak menjadi caretaker, tak main-main pekan ini besutannya menang telak.
“Tentunya kita hari ini mengucap alhamdulillah bersyukur karena berkat dukungan tak henti-hentinya dari Bonek dan Bonita, terus kerja keras dan perjuangan kita semua, baik pelatih, staf, dan terutama para pemain hari ini menunjukkan seperti apa Persebaya.
“Saya tekankan di awal ini baru permulaan dan harus tetap terus seperti itu. Dan tentunya harus tetap rendah hati” terang Uston di Post match press conference.
Uston terlihat haru saat wasit Yudi Nurcahya meniup peluit panjang. Wajah haru pelatih asal Sukodono, Sidoarjo ini tampak lega. ” Ya, sebenarnya sudah enggak ada kata-kata yang bisa saya ucapkan yang intinya kita semua memang berjuang untuk meraih hasil ini” sambungnya.
Kemenangan ini menurut Uston tidak datang secara tiba-tiba. Lima laga tanpa kemenangan menjadikan Persebaya menjadi tim yang ‘lupa’ cara menang.
“Karena kita lima kali hasil seri dan itu sesuatu yang tidak kita inginkan sebenarnya. Tapi saya tetap tekankan bahwa mental pemenang ini harus tetap membara, meskipun kemarin-kemarin kita belum mengunci kemenangan” ungkap mantan gelandang Persebaya ini.
Persebaya membuka keunggulan melalui titik putih yang dengan baik di eksekusi Bruno Moriera saat pertandingan baru berjalan 26′ menit.
Wasit dan VAR menunjuk penalti akibat Fransisco Rivera dilanggar di kotak terlarang itu. Kemudian, mantan pemain Persijap yang melalui gol tunggal yang membawa Persijap lolos ke liga 1, Leo Lelis menit ke-38 membawa Persebaya unggul 2-0 hingga turun minum.
Babak kedua, hujan mengguyur Gelora Bung Tomo. Persebaya tidak menurunkan tensi serangan.
Persijap tidak berhenti melakukan perlawanan. Serangan demi serangan dilakukan anak asuh Divaldo Alves. Ernando Ari menunjukan kelas sebagai kiper Timnas kiper kelahiran Semarang ini banyak melakukan penyelamatan.
Masuknya Gali Frietas menambah daya gedor Persebaya. Pemain asal Timor Leste ini memberi assist untuk gol Fransisco Rivera di menit ke-80.
Skor 3-0 tak membuat Persebaya berhenti menyerang. Mihailo menambah pundi gol miliknya. Sodoran bola dari sisi kiri Persebaya melalui Bruno berhasil dikonversi pemain asal Montenegro itu.
Uston menerangkan bahwa dirinya dan staff pelatih masih terus bersama tim hingga kontra melawan Madura United (3/1/2026). “Kita staf pelatih dapat tugas dari manajemen di pertandingan ini dan pertandingan lawan Madura.”
“Sampai kedatangan coach Bernardo Tavares kita di di awal Januari. Dan tentunya kita semua ya bersyukur, karena kalau bisa, begitu beliau (Coach Tavares) datang tim kan semakin bagus di masa transisi. Jadi, tidak perlu adaptasi lebih keras gitu” pungkas Uston.
________________
greenforce.co.id
tonirupilu / pre
yans.loss27 / pho




