Surabaya, greenforce.co.id – Ada beberapa fakta menarik dari pertandingan Anniversary Game ke-99 antara Persebaya versus PSIS Semarang, Minggu (19/7/2026).
Pertama, soal mitos tim yang bertanding melawan Persebaya di pra-musim akan promosi ke liga 1 di musim selanjutnya, benarkah?
Namun, dalam hal ini kita tidak membahas soal tuah Persebaya yang pernah diterima oleh PSIM Jogjakarta, PSIS Semarang, dan PSS Sleman.
Disini, kita lebih membahas tentang kematangan Mahesa Jenar untuk mengarungi Liga 2 musim ini. Berbekal kedalaman squad yang matang dan berpengalaman plus pelatih yang cakap, sepertinya impian itu bukan hisapan jempol.
Tavarez menceritakan momen pertandingan perdana pasca libur panjang Persebaya dan sepekan berlatih membentuk tim.
Menurut Tavarez, dirinya menurunkan hmpir seluruh pemain yang ada memiliki alasan sendiri. Menurut pelatih asal Portugal bahwa dua titik tekan dalam melihat mental pemainnya dalam latihan dan dalam tekanan pertandingan.
“Karena mereka bisa berlatih dua-tiga kali, tapi di sini, di GBT dengan lingkungan seperti ini, semuanya sangat berbeda” ungkapnya.
Tavarez juga mengatakan soal suka dan tidak suka dirinya pada tim saat ini. Pertama, tim menciptakan banyak peluang. Dan ada hal-hal yang tidak ia sukai, seperti kebobolan dua gol karena beberapa kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya tidak terjadi.
“Saya mengapresiasi tim PSIS Semarang, saya suka cara mereka bermain melawan kami. Bagi kami, kami perlu bekerja lebih keras, mencoba untuk lebih akurat dalam mencetak gol. Saya tidak ingin bicara tentang wasit. Saya pikir kami menciptakan peluang untuk mencetak empat atau lima gol lagi”
“Dan saya pikir kami bisa menciptakan lebih banyak lagi jika kami memberikan lebih banyak umpan terobosan saat pemain kami menguasai bola” paparnya.
“Penting bagi kami bagi siapa pun yang berlari saat tidak membawa bola untuk memberikan lebih banyak solusi bagi pemain yang memegang bola agar bola bisa dialirkan lebih cepat”
“Beberapa pemain saya rasa kebugarannya masih kurang, saat ini mereka kelelahan. Itu normal karena kami baru memulai latihan. Tentu saja kami ingin menang di kandang dengan stadion yang penuh, tapi inilah sepak bola”
“Mereka memiliki tiga peluang ke gawang dan mencetak dua gol, kami memiliki banyak percobaan ke gawang tapi hanya mencetak dua. Inilah sepak bola. Saya senang suporter Bonek dan Bonita datang ke stadion dan saya berharap di pertandingan berikutnya kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan akurasi yang lebih baik” harapnya.
Persebaya setelah ini menjadi peserta Piala Presiden 2026. Laga perdana akan menjamu Macan Kemayoran Persija Jakarta, Minggu (26/7/2026) di Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Dengan begitu Tavarez memiliki banyak kesempatan meramu skema dan pakem dari tim ini untuk mengarungi musim 202y/2027. Ia mencatat hal-hal yang dinilai bagus untuk terus ditingkatkan.
“Saya suka beberapa kombinasi yang kami buat. Hal-hal yang tidak begitu baik, kami perlu memberikan lebih banyak solusi untuk orang yang memegang bola, jangan bersembunyi di belakang pemain lawan. Kami perlu melatih ini”
“Dan, juga terus menjalankan rencana taktis kami. Karena terkadang saat kami mencoba melakukan hal-hal yang kami latih, kami mencetak gol kedua, kami menciptakan peluang” sambungnya.
“Saat kami mencoba melakukan hal lain yang rekan setimnya tidak tahu apa yang akan dilakukan pemain yang memegang bola, kami bisa kehilangan bola dan setelah itu tim lawan bisa mencetak gol”
“Jadi saya melihat hal-hal positif, saya melihat hal-hal yang tidak begitu baik. Salah satu hal yang juga saya lihat adalah pemain yang bermain lebih dari satu jam mengalami kelelahan, mungkin keputusannya tidak begitu baik setelah itu”
“Tapi ini normal, sudah terlalu lama tidak bermain. Tapi kami juga mencoba memasukkan pemain muda. Jika Anda melihat starting eleven pertama kami, ada empat pemain dari Surabaya. Penting juga untuk menunjukkan bahwa jika pemain Surabaya layak, mereka bermain, saya tidak takut”
“Tapi ini adalah minggu pertama, kami perlu banyak meningkatkan jika kami ingin menjalani musim yang baik” ungkapnya.
TRIBUTE TO ANDIE PECI
Selain teknis pertandingan hari itu, dalam laga tersebut diadakan Tribute untuk Andie Peci. Seorang Bonek yang terlibat penuh pengembalian hak Persebaya hingga bisa berkompetisi kembali di sepak bola nasional.
Rahmat Irianto, putra mendiang legenda Bejo Sugiantoro ini menceritakan tentang dua acara dalam satu pertandingan tersebut. Pertama tribute ke Andie Peci dan Jersey yang tribute untuk Eri Irianto.
Putra Sulung Bejo Sugiantoro ini mengaku tidak banyak mengikuti perjalanan perjuangan Andie Peci. Ia meletakan rasa terima kasih yang mendalam.
“Selama perjuangannya Mas Andi Peci saya kurang paham ya Mas, tapi ya saya berterima kasih kepada Mas Andi Peci sudah memperjuangkan semua ini untuk Persebaya kembali bergulir di liga Indonesia”
“Setelah Persebaya diakui lagi baru saya datang ke Persebaya tahun 2017 tersebut dan sampai sekarang akhirnya Persebaya bisa kembali ke Liga 1 itu sangat bersyukur. Dan sekali lagi terima kasih Mas Andi Peci, semoga yang terbaik di atas sana” ucap Rian sapaan gelandang jebolan internal Persebaya itu.
Selanjutnya adalah Tribute untuk Eri Irianto bersama Jersey yang dikenal Persebaya di pertandingan itu.
Untuk diketahui, Jersey itu adalah Jersey saat musim tahun 2000/2001. Dalam tim tersebut Bejo Sugiantoro masih menjadi pemain yang bermain bersama Eri Irianto.
Konon, nama belakang Rahmat Irianto disematkan oleh mendiang ayahnya dengan nama belakang Eri Irianto.
“Mungkin kedekatan Eri Irianto bisa dirasakan oleh bapak saya pada saat itu dan pada saat itu juga kayaknya belum lahir juga saya, entah sudah lahir entah belum saya kurang tahu. Jadi menurut teman-teman bahwa nama saya Irianto ini bisa diartikan karena persahabatan bapak saya dengan Eri Irianto, ya terima kasih sudah disama-samakan dengan beliau” puji Rian.
“Tetapi nama Irianto itu disambung-sambungkan oleh nama keluarga di keluarga saya dari ibu, seperti itu. Jadi kemungkinan besar banyak salah sangka bahwa nama saya Rachmat Irianto ini karena kedekatan bapak dengan Eri Irianto, ternyata bukan, seperti itu” jelasnya.
____________
greenforce.co.id
tonirupilu /pre
yans.loss27 /pho





