
[greenforce.co.id/pho/yans.loss27/pre/tonirupilu]
Surabaya, greenforce.co.id – BRI Super League musim 2025/2026 akan berakhir di pekan ke-34. Persebaya akan menutup musim ini dengan menjamu Persik Kediri di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Persebaya berambisi mengamankan posisi keempat dengan bertekad mengalahkan tamu mereka Persik Kediri. Persebaya saat ini menempati posisi keempat dengan mengemas 55 poin.
Posisi ini masih berebut dengan Malut United dan Dewa United. Untuk Malut, mereka saat ini bertengger di posisi kelima dengan 53 poin.
Kemudian Dewa United, tim asal Banten ini juga sama mengemas 53 poin, artinya Persebaya harus all out mengamankan posisi keempat di match terakhir ini.
Bernardo Tavarez menjelaskan persiapan anak asuhnya menghadapi Macan Putih ini. “Saya pikir ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah menurut opini saya, terutama setelah kita meraih hasil yang bagus di pertandingan terakhir” ungkapnya.
“Persik Kediri (lawan/tim) melawan Persebaya selalu memberikan hasil yang sulit. Jika melihat sejarah, dari 7 pertemuan terakhir, Persebaya hanya menang 2 atau 3 kali. Artinya, Persik punya hasil bagus melawan Persebaya.” Sambungnya.
Tavarez menghimbau anak asuhnya untuk tetap fokus kendati sebelumnya menang besar di Padang.
“Setelah kemenangan 7-0 (di laga sebelumnya), kekhawatiran saya adalah tim berpikir bahwa besok akan menjadi laga yang mudah. Padahal tidak akan mudah” harap Tavarez.
“Besok kita bermain sore hari, mungkin akan panas. Saya harap Bonek dan Bonita datang untuk mendukung para pemain, tim kami, karena mereka layak mendapatkannya” kata Tavarez.
Pelatih asal Portugal ini berharap pemainnya bermain seperti pertandingan sebelumnya. Menghindari kesalahan seperti transisi bertahan.
Menurutnya, Persebaya harus lebih cepat bereaksi saat kehilangan bola dan menjaga posisi. Persik memiliki pemain-pemain bagus yang bisa menendang dari luar kotak penalti dan melakukan crossing dengan sangat baik.
Saat ditanya target, mantan pelatih PSM Makassar ini mengatakan bahwa Persebaya ingin menutup laga dengan hasil terbaik.
“Ini adalah laga terakhir kita di kandang. Kami ingin menutupnya dengan cara yang baik, dan cara terbaik adalah dengan mencoba mengumpulkan tiga poin.”
Persebaya dan beberapa klub yang akan melakoni pekan akhir musim ini mengampanyekan stadion tanpa pyro atau flare.
Melalui Fransisco Tavarez, Persebaya berharap Bonek dan Bonita sebutan suporter mereka nantinya tidak melakukan aksi pyro.
“Saya tahu semua Bonek dan Bonita akan mendukung kami besok untuk mengambil tiga poin. Saya juga ingin mengimbau kepada seluruh Bonek dan Bonita untuk tidak membawa flare (cerawat)”
“Mari menjaga keamanan, karena ini tidak baik untuk keluarga dan anak-anak. Mari nikmati pertandingan, beri dukungan, dan kita coba dapatkan tiga poin bersama.” harap pemain asal Meksiko ini.
Tugas Tavarez adalah menjaga anak buahnya tetap fokus meraih tiga poin.
“Ini adalah masalah utama yang ingin saya hindari. Penting bagi pemain untuk menunjukkan di dalam lapangan bahwa kita ingin menang lebih dari lawan”
“Di putaran pertama kita imbang, sekarang kita harus menutup musim dengan tiga poin. Dengan tiga poin, kita senang, sepak bola adalah tentang kemenangan dan kebahagiaan” bebernya.
Fransisco menceritakan pengalaman dan kesana dirinya selama bermain di GBT dan berseragam Persebaya.
“Bagi saya, bermain di sini, di Gelora Bung Tomo di depan Bonek dan Bonita adalah hal terpenting musim ini. Terlepas dari menang, kalah, atau imbang, saya bangga mewakili klub ini dan bermain di sini” ungkap Rivera.
Lain hal dengan Tavarez. Pelatih yang didatangkan paruh musim ini mengatakan “Salah satu hal yang paling saya sukai adalah antusiasme suporter saat kita main di kandang”.
“Saya juga ingat hasil tandang melawan Arema, apa yang dilakukan suporter untuk menyambut pemain saat tiba. Tidak mudah menemukan klub dengan gairah seperti ini” puji Tavarez.
Tavarez belum memastikan akan menurunkan pemain yang nol menit bermain. “Saat ini skor masih 0-0. Kita harus rendah hati. Target pertama adalah memenangkan pertandingan. Kita harus melihat siapa pemain yang dalam kondisi terbaik untuk membantu tim menang”
“Setelah itu, jika memungkinkan (unggul jauh), kita baru ambil keputusan berdasarkan performa mereka di latihan. Kita menang bersama, kalah bersama. Pemain di bangku cadangan juga membantu perkembangan tim di latihan” lanjutnya.
Jika benar-benar Persebaya finish di posisi ke-4, maka itu akan menyenangkan. “Sangat penting. Finis di posisi 4 tentu lebih baik daripada posisi 5. Jika kita finis di posisi 4, itu menunjukkan kita melakukan pekerjaan yang bagus. Tapi yang paling penting adalah memenangkan laga besok untuk membuat suporter bahagia” sambungnya.
Rivera juga menjelaskan perjalanan dirinya semusim ini. Ia menjadi top skor Persebaya, “Musim ini sangat penting buat saya. Saya bisa cetak 13 gol dan semoga besok bisa berkontribusi lagi”
“Mengenai kartu merah, itu adalah dua kartu merah pertama dalam hidup saya. Musim ini secara umum bagus, saya belajar banyak untuk menjadi pemain dan pribadi yang lebih baik. Saya bersyukur berada di sini.” pungkas Rivera.




