Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya akan menjamu Bali United di pekan ke-3 BRI Super League.
Tak banyak persiapan khusus menghadapi Laskar Tridatu itu, seperti biasa Persebaya hanya berlatih dari evaluasi saat bersua Persita Tangerang pekan lalu.
Laga ini akan digelar Sabtu (23/8/2025) di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 19.00 WIB.
Musim lalu, di BRI Liga 1 musim 2024/2025, Persebaya tunduk di hadapan pendukungnya.
Saat itu, Persebaya diberi “kado” oleh Bali pada perpisahan legenda mereka Muhammad Hidayat.
Capaian Bali United diawal musim ini tak sebaik Persebaya, namun daya juang tim kebanggaan masyarakat Bali itu patut diantisipasi.
Bali United di pekan awal ditahan imbang Persik Kediri di Bali, kemudian dalam lawatan mereka di Maluku, mereka nyaris mengalahkan Malut United di Kie Raha.
Dasar itulah yang membuat Persebaya harus berhati-hati. Pengalaman kalah di pekan ke-34 musim lalu menjadi catatan penting.
Sementara, Persebaya di pembukaan liga harus takluk oleh tim promosi PSIM Jogjakarta di Surabaya.
Kemudian, untuk membalas kekalahan itu, Persebaya berhasil mencuri poin penuh di Tangerang.
Kini, Persebaya memiliki pekerjaan rumah untuk menghadapi Bali United yang menjadi miniatur klub Belanda.
Eduardo Perez menjelaskan bahwa kesiapan anak asuhnya dari video-video pertandingan.
Perez menjelaskan kondisi tim nya. Pelatih asal Spanyol ini mengetahui kekuatan Bali United. Kendati demikian, dirinya terus mempersiapkan tim dengan maksimal.
“Tidak ada pertandingan yang mudah bagi siapa pun. Jadi, kami tahu potensi Bali United dan tentu saja kami juga tahu potensi kami, dan kami berharap bisa bermain bagus” harapnya.
Perez mengatakan bahwa dirinya beruntung memiliki pemain sekelas Tony Firmansyah yang moncer, yang mampu meredam lini serang Persita Tangerang.
Edu memuji pemain alumni Putra Mars klub internal Persebaya itu, “dia pemain yang sangat bagus bagi kami. Dia pemain penting, seperti semua pemain lainnya” puji Edu.
“Tapi saya sangat senang dia bisa bermain penuh karena saya tahu dia tidak terlalu banyak bermain selama 90 menit” lanjutnya.
Sementara kondisi Ryan belum dapat diturunkan, Perez menunggu lampu hijau dari tim medis kondisi putra legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro.
Persebaya sudah memiliki penyerang asal Montenegro. Milhailov dalam tiga pertandingan memang belum menemukan permainan terbaiknya, namun Edu sapaan akrab Eduardo Perez mengatakan striker itu punya kemampuan.
“Mihailov adalah salah satu pemain yang sangat penting bagi saya. Orang-orang hanya memikirkan gol, tetapi sebaliknya, jika Anda melihat transisinya, itu karena Mihailov memberikan kontrol bola, tanpa sentuhan” jawab Edu.
“Jadi, bagi saya, tentu saja striker selalu mencetak gol, dan tentu saja Mihailov akan mencetak gol. Anda akan segera melihatnya, dan banyak gol karena dia adalah salah satu pemain yang sangat bagus dan sangat penting bagi kami” tegas Edu.
“Saya tidak khawatir. Jadi, Mihailo, saya bilang kemarin untuk datang agak terlambat karena kami akan menurunkannya saat ini, tapi Mihailo adalah salah satu pemain yang sangat penting bagi kami, seperti semua pemain lainnya” lanjutnya.
“Tentu saja, tidak ada gol, tapi dia akan mencetak gol, kami akan mencetak gol. Saya percaya padanya 100 persen” tandasnya.
___________________________
greenforce.co.id
tonirupilu [pre]
yans.loss27 [pho]





