Pelatih Kepala Persebaya Bernardo Tavarez saat meramu racikan dan strategi Persebaya. [Foto Official Persebaya]

Surabaya, greenforce.co.id – Sebuah partai ‘romantisme’ Tavarez dan PSM akan tersaji di pekan ke-23 saat Persebaya menjamu tim berjuluk Pasukan Ramang di Surabaya, Rabu (25/2/2026) pukul 20.30 WIB di Gelora Bung Tomo.

Bernardo Tavarez di musim pertamanya membesut Juku Eja, ia membawa PSM Makassar keluar sebagai juara di musim 2021/2022.

Tiga musim disana, tentu pelatih asal Portugal ini sangat paham luar dalam tim yang bermarkas di Pare-Pare, Sulawesi Selatan itu.

Persebaya di dua laga sebelumnya harus kalah. Menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC, Bajul Ijo tunduk 2-1 di Surabaya. Kemudian, lawatan di Bumi Kartini, Persebaya juga digulung 3-1 oleh laskar Kalinyamat itu.

Pertandingan melawan PSM bukan pertandingan yang mudah. Tavarez mengatakan bahwa PSM memiliki pemain yang bagus.

Dengan persiapan mepet sepulang dari Jepara, Persebaya tidak dalam siap seratus persen secara kedalaman tim. “Menurut saya, mereka punya waktu satu hari lebih banyak untuk mempersiapkan pertandingan daripada kita” terang Tavarez di Pre-Match press conference, Selasa (24/2) di Stadion Bung Tomo.

“Kita berharap besok kita bisa memiliki lebih banyak pemain yang bisa membantu kita. Beberapa minggu terakhir ini tidak mudah, tetapi kita akan mencoba melakukan yang terbaik dan saya percaya para pemain juga akan mencoba melakukan yang terbaik” sambungnya.

Dari dua pertandingan yang buruk, Tavarez mengatakan akan melakukan evaluasi dan pembenahan dan mengatakan kita harus belajar dari kesalahan yang ada.

“Di sisi lawan, itu adalah tim yang sangat berarti bagi saya karena klub tempat saya berada di Indonesia ini telah saya bela selama tiga setengah musim. Bukan satu bulan, tetapi tiga setengah tahun” kenang Tavarez.

BACA JUGA  Gelar Nobar di Dua Titik Hingga Ajak Bonek Lari Bareng Sebelum Laga Big Match Persija vs Persebaya

Secara emosional ia mengatakan bahwa banyak pemain yang telah menjadi seperti keluargamua. ” Banyak pemain di sana sudah seperti keluarga bagi saya, tetapi sekarang saya seorang profesional” ungkap Tavarez.

Sebagaimana sikap profesionalisme, tavarez mengatakan bahwa dirinya telah 200% untuk tim kebanggaan Bonek dan Bonita ini.

“Sekarang saya berada di Persebaya dan selama pertandingan saya akan 200% profesional dan saya akan mencoba melakukan yang terbaik untuk tim kita” tegasnya.

“Penting bagi kita untuk melihat tim lawan, tetapi juga penting untuk melihat pemain kita sendiri dan apa yang bisa kita lakukan untuk besok”

“Kita harus fokus dan berusaha melakukan yang terbaik karena dengan melakukan yang terbaik, kita bisa memiliki peluang untuk memainkan pertandingan yang bagus dan meraih hasil yang baik” ucapnya.

 

______________

greenforce.co.id

tonirupilu /pre

yans.loss27 /pho