Gelandang asal Meksiko, Fransisco Rivera saat meliuk-liuk didepan pemain Persijap Jepara. Sayangnya Rivera tidak dapat membawa timnya pulang dengan poin maksimal. [Official Persebaya]

Jepara, greenforce.co.id – Persijap Jepara sukses melakukan revans pada Persebaya Surabaya. Laskar Kalinyamat berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor 3-1, Sabtu (21/2/2026) di Gelora Bumi Kartini.

Bajul Ijo seperti didikte oleh Wahyu Hamizi dkk. Sepak bola yang diperagakan Persijap cukup efektif. Melalui penguasaan lapangan tengah, mereka mampu merepotkan Leo Lelis dan partnernya.

Dibuka oleh Iker Vallejo menit ke-32, Persebaya bereaksi dengan melancarkan serangan namun selalu patah oleh pressing ketat dibawa komando Diogo Brito.

Permainan kolektif Persijap terbilang efektif. Bahkan saat unggul 2 bola, mereka memainkan bola satu dua membuat pemain Persebaya kebingungan.

Mario Lemos bilang bahwa anak asuhnya memiliki kepercayaan diri meningkat saat berhasil unggul dua gol dari tim papan atas kata Lemos.

Persebaya sebenarnya memiliki peluang membalas lewat penalti, sayang wasit Yoko Suprianto membatalkan setelah melihat tayangan Video Assistant Referee (VAR).

Alexis Gomes masuk menggantikan Rahmat Hidayat yang harus dibawa ke RS karena kolaps di lapangan menit ke-69.

Alexis membawa Laskar Kalinyamat unggul selang satu menit dirinya masuk. Persebaya terus mencari cara merobek jantung pertahanan Persijap, namun rapatnya pertahanan Persijap, serangan itu selalu buntu.

Pertandingan berjalan sangat ketat. Bruno Moriera mencetak gol dari titik putih menit ke-90+.

Di menit ke-86 Rahmat Irianto harus mandi lebih dulu karena diberi kartu merah setelah pengecekan VAR.

Petaka kemudian terjadi saat injury time. Wasit memberi tambahan waktu 11 menit sebab terjadi insiden dan beberapa pelanggaran yang di cek melalui VAR.

Iker Vallejo memperlebar 3-1 menit ke-90+2. Pemain asal Spanyol berusia 33 tahun ini melihatkan ketajamannya sebagai pencetak gol.

Tavarez mengakui kekalahan ini karena koletivitas serangan dan transisi bertahan Persebaya sangat buruk.

BACA JUGA  Meski Persib Dianggap 'JDT-nya' Indonesia, Tavarez : "Persebaya Tidak Takut"

__________________

greenforce.co.id

tonirupilu/pre

yansloss27/pho