
Jepara, greenforce.co.id – Persebaya melakoni pekan ke-22 BRI Super League di Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Persebaya membawa kekuatan penuh jelang menghadapi tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu.
Persebaya di pekan sebelumnya menelan kekalahan 2-1 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hal ini menjadi evaluasi mendalam Bajul ijo untuk menjaga ada bertengger di papan atas.
Bernardo Tavarez menjelaskan kesiapan anak asuhnya jelang laga itu. Di putaran pertama Persebaya menang telak 4-0 atas tim promosi musim ini.
Di putaran kedua seluruh tim peserta liga telah merubah kekuatan dan memperbaiki kedalaman.
Tavarez mengatakan bahwa badai cedera di Persebaya belum reda. Persebaya tidak dalam kesiapan 100% melawan tuan rumah. “Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera, beberapa pemain demam. Kami tidak dalam kondisi 100%. Untungnya kita berangkat malam hari agar para pemain bisa tidur dan lalu lintas lebih lancar” ungkap Tavarez.
Dengan menggunakan jalan darat itu, Tavarez berharap pemainnya bisa maksimal istirahatnya. Sebab, Persijap Jepara tergolong tim kuat di dua pertandingan kandang mereka.
“Saya harap para pemain menikmati perjalanan dan bisa beristirahat karena ini target pertama mereka, yaitu bisa beristirahat. Besok menurut saya, kita akan menghadapi tim yang kuat di kandang”
“Jika Anda ingat, Persijap selalu menang di pertandingan kandang terakhir mereka. Mereka menang melawan Madura United, mereka menang melawan PSM Makassar” ucapnya menambahkan.
Kondisi ini diakui Tavarez menjadi sesuatu yang tidak mudah. Namun ia berharap siapapun pemain yang diturunkan harus maksimal.
Lanjutnya, Persijap di setiap laga kandang selalu memiliki energi lebih dengan dukungan suporter mereka.
“Jadi kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus yang baik, intensitas yang tinggi karena ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah, jika kita berpikir begitu (laga yang mudah), karena Persijap berada di dasar klasemen”
“Jika kami berpikir bakal menjadi pertandingan yang mudah, Kita sudah mulai kalah. Jadi, kita perlu fokus, bekerja keras untuk mencoba memainkan pertandingan yang bagus” paparnya.
Selama Ramadan Tavarez menjaga intensitas latihan. Namun, mekanis latihan selanjutnya ia akan mencoba meramu bersama staf pelatih soal porsi latihan.
“Saya tahu bahwa setelah satu atau dua minggu mereka akan beradaptasi dengan baik. Ya, dari awal mungkin lebih baik jika latihannya sedikit lebih singkat dan setelah itu secara bertahap kita bisa melakukan latihan normal” tegasnya.
Bruno Pariaba masih belum bisa bermain, pemain asal Brasil itu masih dililit cedera pasca mencetak satu gol saat melawan PSIM Yogyakarta.
Mihailo Perović mengisi kekosongan striker dengan sangat baik jelas Tavarez. “Ya, dia mencetak gol, dia mencetak gol di dua pertandingan terakhir, di tiga pertandingan terakhir dia mencetak gol”
“Jangan lupakan itu lagi dia cetak gol lawan Dewa United, saya mencoba melakukan yang terbaik untuk tim” ungkapnya.
______________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho




