Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya gagal Revans di laga home saat menjamu Maung Bandung, Senin (2/3/2026) di Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Persebaya menahan imbang Persib Bandung 2-2 dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-24. Hasil ini membawa Persebaya ke posisi kelima klasemen sementara dengan torehan 39 poin.

Persebaya unggul terlebih dahulu lewat titik putih oleh Bruno Moriera menit ke-44. Hal itu dikarenakan Bruno dilanggar oleh bek Persib di kotak terlarang itu.

Unggul 1-0, babak kedua Persib meningkatkan intensitas serangan. Pemain inti mereka seperti Beckham Putra dan Tom Haye dimasukan.

Persib sebenarnya membalas lewat gol yang diceploskan Kakang, lewat bola liar dari salto Ramon, namun setelah pengecekan Video Assistant Referee (VAR) Wasit Eko Satrio menganulir gol tersebut.

Persib baru bisa menyamakan kedudukan melalui pemain asal Argentina mereka Luciano Guaychocea di menit ke-51 memanfaatkan bola sodoran dari Beckham Putra.

Persib yang mendominasi serangan akhirnya comeback. Andrew Patrick Jung yang masuk di babak kedua memaksa Ernando Ari memungut bola dari gawangnya. Skor 2-1 pertandingan berjalan sengit.

Memasukan Tony Firmansyah di menit ke-54 membawa berkah bagi Bajul Ijo. Pemain jebolan Putra Mars klub internal Persebaya ini mampu menjadi winger yang lugas.

Arek Benowo ini mampu membuat pemain naturalisasi Eliano tunggang langgang, keypass Tony mampu dikonversi Fransisco Rivera menit ke-83.

Skor 2-2 ini berlangsung cukup lama. Wasit memberi tambahan waktu selama 11 menit oleh karena banyaknya pengecekan VAR dan insiden di lapangan.

Skor 2-2 berakhir hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini membuat Persib sedikit tersandung di Surabaya.

Tavarez mengucapkan terima kasih kehadiran suporter yang begitu fantastis. Sekitar 30 ribu lebih Bonek Bonita memadati stadion kebanggaan itu.

BACA JUGA  Tavarez Puji Pemain Persebaya Sebagai Seniman Sepak Bola

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan salam kepada para pendukung yang hadir. Suasananya fantastis dan luar biasa. Ada energi ekstra hari ini dari luar lapangan dan dalam lapangan untuk para pemain” ungkap Tavarez.

“Seperti yang kamu lihat di momen ini kita punya banyak pemain yang mengalami cedera. Kita harus bermain dengan pemain yang tidak di posisinya dan harus bermain di posisi yang lain” sambungnya.

Yang dimaksud Tavarez pemain yang tidak bermain sebagaimana posisi naturalnya adalah Tony Firmansyah yang harus menjadi winger, dan Risto menjadi DMF.

“Saya memuji para pemain memberikan attitude yang bagus. Gol pertama dari Persib adalah gol yang fantastik dari luar kotak. Itu tadi kesalahan dari tim kita dan tapi kita punya banyak peluang” kata Tavarez di post match press conference.

“Gol kedua kami dari serangan balik juga sangat bagus. Setelah kami mencoba press tinggi, saya mencoba mendorong tim untuk maju, tetapi itu sulit, dan di sisi lain ada lawan yang kuat” ungkapnya.

Persib sejauh ini tim yang minim kebobolan dalam satu match mereka. Namun, kala perjumpaan melawan Persebaya mereka harus kebobolan dua gol.

“Hal positif yang bagus hari ini adalah kami mencetak dua gol melawan satu tim yang biasanya hanya kebobolan satu gol per pertandingan, kami mencetak dua gol” terang Tavarez.

“Hal negatifnya menurut saya adalah, dalam hal kebobolan gol, kami bisa berbuat lebih baik. Mari kita berusaha lebih keras, tetapi saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang sikap para pemain karena ada masalah keuangan yang tidak dapat kami kendalikan”

“Dan mereka menunjukkan sikap yang fantastis. Dan saya pikir sikap ini karena para pendukung datang ke stadion untuk mendukung tim” sambungnya.

BACA JUGA  Lawan PSM Makassar, Tavarez : "Kita Fokus Perbaiki Kesalahan Sendiri"

Tavarez memuji Tony Firmansyah yang bermain baik sebagai sayap kanan. Dia juga mengatakan bahwa Tony dan Rivera bermain sangat spartan.

“Itu adalah momen bagus bagi tim. Toni dan Rivera tidak seperti sebelumnya, dan pertandingan juga berjalan baik dengan umpan dari kiri ke kanan, dari kiri ke kanan”

“Saya pikir itu adalah pergerakan dan umpan yang bagus. Dari Tony yang dengan sedikit keahlian mengecoh lawan dan memberikan umpan yang bagus”

“Saya pikir itu adalah momen yang bagus. Dan Tony bukanlah pemain sayap kanan, tetapi ia menyelesaikan pertandingan sebagai pemain sayap kanan” paparnya.

Tavarez mengatakan bahwa hasil iminsangat positif dan semua harus tetap rendah hati. Keduanya memiliki banyak peluang.

Persib sebenarnya bisa mengubah keadaan jika sepakan Jung tidak membentur tiang.

“Kita punya peluang bagus di babak pertama. Peluang bagus dari menit pertama babak pertama. Dari Riyan dan kemudian lagi setelah umpan silang dari Bruno, Riyan gagal menembak, lalu Riyan kembali menembak lagi, namun tembakannya melenceng dari gawang” sambung Tavarez.

“Di babak kedua kita juga punya peluang, tetapi Persib juga punya peluang”

“Kita perlu menempatkan beberapa pemain di posisi yang berbeda. Saya pikir sikap itu bagus dan kita berhasil imbang. Tentu saja kita ingin menang, tetapi saya pikir ini pertandingan yang positif” lanjutnya.

“Kami menempatkan Tony sebagai sayap kanan. Karena Tony agresif, cepat, dan memiliki teknik yang bagus. Kemarin dia sedikit berlatih di posisi ini dan kami membicarakan kemungkinan apakah dia bisa bermain hari ini. Dan itu bagus. Dia bermain dan memberikan assist sebagai sayap kanan” sambungnya.

Persebaya tidak menurunkan pemain striker murni di pertandingan ini. Tavarez memiliki strategi khusus dalam menyiapkan starting eleven.

BACA JUGA  Kalah Lawan Bhayangkara Presisi, Tavarez : "Inilah Sepak Bola, Ini Tanggung Jawab Saya"

“Jika kita memiliki pemain yang kita rekrut untuk bermain sebagai striker, mungkin kita bisa mencetak lebih banyak gol atau tidak. Kita tidak pernah tahu. Saya pikir dalam permainan kolektif, dinamika, sikap, fokus, dan intensitas terkadang membuat perbedaan” terang Tavarez.

“Saya pikir ada momen-momen bagus dalam pertandingan di mana kita menunjukkan hal itu” ucapnya.

Bernardo Tavarez mendapatkan kartu kuning karena dianggap memegang bola. “Saya terkejut karena bola seharusnya berada di area kami. Setidaknya itulah yang saya lihat”

“Karena saya pikir pemain lawan adalah yang terakhir menyentuh bola. Dan saya mengambil bola untuk pemain saya agar melakukan lemparan ke dalam”

“Dan setelah Kakang datang kepada saya dan melakukan seperti ini, dan saya sudah memegang bola untuk diberikan, tetapi saya ingin melihat apakah wasit memberikan kartu untuk kami atau tidak”

“Saya tidak bisa melihatnya. Begitulah yang terjadi pada saya. Saya tidak punya kesempatan. Saya tidak melakukan apa pun padanya” sesal Tavarez.

Tony menceritakan dirinya di plot sebagai sayap kanan. “Saya tadi bermain di posisi winger tentunya juga itu skema dari coach Tavares juga. Ee sebelum kita bertanding, saya diberi kepercayaan untuk coba bermain sebagai winger.

Tony memastikan bahwa dirinya akan selalu siap di taruh di posisi di gelandang maupun di winger.

“Tentunya saya siap” pungkas Tony.

 

 

_________________

greenforce.co.id

tonirupilu/pre

yans.loss27 /pho