Surabaya, greenforce.co.id – Persebaya akan menutup putaran pertama BRI Super League pekan ke-17 kontra Malut United FC di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga ini sekaligus menjadi laga perdana pelatih anyar Bernardo Tavarez. Pelatih asal Portugal ini direkrut Persebaya pasca diberhentikannya Eduardo Tavarez.
Debut di Persebaya, Tavarez langsung dihadapkan pada tim papan atas yang bertengger di posisi ke-4 klasemen sementara.
Saat konferensi pers, pelatih berusia 46 tahun ini menjabarkan banyak hal. “Baiklah, ini akan menjadi pertandingan pertama saya sebagai pelatih kepala Persebaya. Sayangnya, kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih, tetapi tim ini sedang dalam performa bagus dan meraih kemenangan” terang Tavarez.
Tavarez mengakui bahwa lawan yang dihadapi tidak begitu mudah. Ia menuturkan bahwa Malut tim yang dikonstruksi dengan sokongan dana besar untuk mengumpulkan pemain bagus dan berpengalaman yang menantang juara.
Tavarez juga flash back pada catatan perjumpaan Bajul Ijo dengan tim laskar Kie Raha itu. “Jika kita melihat musim lalu dan semua pertandingan yang dimainkan Malut melawan Persebaya, sayangnya Persebaya tidak pernah menang musim lalu, kalah di sini 2-0. Jadi, sekarang mereka sedang dalam performa bagus, banyak pertandingan dimenangkan”
“Mereka adalah salah satu tim yang mencetak gol terbanyak di liga. Mereka adalah tim yang paling jarang kalah, hanya bergantung pada keberuntungan” ucap Tavarez.
Pesona dukungan Bonek menjadi perhatian mantan pelatih PSM Makassar itu. Dirinya berulang kali meminta dan memohon dukungan total suporter yang bernama Bonek itu.
“Besok, saya berharap para pendukung kami, Bonek, Bonita, datang ke sini, tunjukkan antusiasme yang sudah kalian tunjukkan kepada saya ketika saya menjadi pelatih lawan” ungkapnya.
“Datang dan bantu para pemain, karena bagi para pemain ini tidak akan mudah. Pelatih baru, ide baru, melawan tim yang kuat, dan itu benar-benar berbeda” lanjutnya.
“Jika para pendukung datang dengan antusiasme, salurkan antusiasme ini kepada para pemain agar tim pemain merasa nyaman, sehingga mereka bisa mengambil risiko. Jika mereka kehilangan bola, para pendukung akan mendukung mereka. Karena itu sangat berbeda.
Jika pemain merasa tidak nyaman, mereka tidak akan mengambil risiko. Dan jika mereka tidak mengambil risiko, mungkin mereka tidak akan membuat perbedaan di depan dan di dalam lapangan”
“Dan kita perlu agar pertandingan kandang bisa berjalan dengan baik karena Persebaya adalah salah satu tim yang memiliki pendukung terbanyak di stadion. Jadi jika kita ingin menjadi tim yang lebih baik di masa depan, kita perlu meningkatkan diri. Tunjukkan antusiasme yang sudah saya lihat di sini. Para pemain pantas mendapatkannya. Dan besok datanglah ke sini untuk mendukung mereka” sambungnya.
Menghadapi Malut yang memiliki andalan hal transisi ofensif, dirinya telah menganalisa hal itu dan mewaspadai skema tersebut.
“Tetapi juga dalam hal organisasi ofensif tim ini, kita tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang di dekat gawang kita, tetapi karena mereka memiliki pemain yang dapat menembak dari luar kotak penalti dengan cepat menggunakan kaki kanan atau kiri”.
“Mereka dapat membuat umpan silang untuk sundulan jika kita tidak menghentikan umpan silang tersebut, jika kita memberi mereka terlalu banyak waktu untuk berpikir, mereka akan mendapatkan pengambilan keputusan terbaik dan kita perlu menghindari hal ini” papar Tavarez.
___________________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho





