
Surabaya, greenforce.co.id – El Classico akan tersaji di Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) antara Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya.
Super Big Match ini tidak saja menyajikan El classico-nya Indonesia, namun perjumpaan Revans terutama bagi Persebaya yangbdi putaran pertama kalah 3-1 oleh Macan Kemayoran ini.
Lanjutan BRI Super League pekan ke-27 ini lawatan Persebaya membawa hasil positif sebelumnya menang tipis atas tamunya Persita Tangerang, sementara Persija kalah di Bandar Lampung oleh Bahyangkara Lampung FC.
Dengan kondisi saat ini, Tavarez memutar otak untuk mencari komposisi untuk Revans yang manis di Jakarta itu.
“Saat ini kami sedang mencoba melihat pemain mana yang dalam kondisi lebih baik karena seperti yang Anda lihat di pertandingan terakhir, banyak pemain yang cedera” kata Tavarez di lapangan ABC, Selasa (7/4/2026).
“Jadi, beberapa pemain yang hadir di latihan tidak dalam kondisi 100%. Mari kita lihat. Bagaimana performa dan kondisi mereka minggu ini untuk melihat apakah mereka siap atau tidak untuk bermain melawan Persija. Kami menganalisis Persija” lanjut Tavarez.
Tavarez mengakui kekuatan Persija tidak bisa dipandang biasa. Pelatih asal Portugal ini pun menyebut Persija saat ini sebagai tim penantang juara dan masih memiliki kans untuk itu.
“Kami tahu bahwa bermain tandang melawan Persija adalah hal yang sangat sulit. Mereka berjuang untuk posisi kedua dan mungkin posisi pertama. Jadi mereka perlu menang melawan kami, tetapi kami juga tidak mempersiapkan pertandingan untuk seri atau kalah” sambungnya.
Meski mengakui itu tidak mudah untuk Revans di stadion kebanggaan Indonesia itu, namun Tavarez mengatakan dia tetap fokus.
“Kami berharap bisa menurunkan lebih banyak pemain dibandingkan pertandingan terakhir” lanjutnya.
Meski Persija kalah di pekan sebelumnya bukan berarti mereka akan dengan mudah dikalahkan.
“Tidak ada yang suka kalah. Dan saya percaya bahwa dua pertandingan sebelum Bhayangkara mereka bermain imbang. Pertandingan tandang terakhir kami kebobolan lima gol. Jadi mereka tidak suka kalah”
“Kami juga tidak suka kalah. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami. Tapi saya juga berharap ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi mereka. Itu adalah sinyal yang baik dari pihak kami” sahut Tavarez menambahkan.
Tavarez memastikan fokus untuk membaca karakteristik anak asuhnya dan Persija. “Eh, saya pikir saat ini yang penting adalah fokus tim kami sesuai dengan karakteristik pemain yang berada dalam kondisi lebih baik untuk memiliki rencana melawan Persija karena mereka memiliki banyak pemain yang dapat mengisi banyak posisi. Mereka memiliki persaingan di dalam skuad” terang Tavarez.
Persija dipastikan tidak diperkuat Jordi Amat dan Thales Lira. Kedalaman Persija sangat merata, dan itu diakuinoleh mantan pelatih PSM Makassar.
“Sejujurnya saya tidak melihat keuntungan apa pun bagi kami karena kami mengenal Thales Lira, kami mengenal Jordi Amat, mereka pemain bagus tetapi mereka tidak terlalu cepat, jadi saya percaya bahwa pemain yang akan menggantikan mereka akan memiliki kecepatan lebih” paparnya.
“Dan juga akan memiliki fokus dan motivasi lebih untuk merebut posisi tersebut. Terkadang fakta bahwa mereka perlu mengganti pemain, menurut pendapat saya itu adalah keuntungan bagi mereka karena pemain yang akan memberikan segalanya untuk merebut posisi itu” ungkapnya.
Persebaya memiliki bek Jefferson, dia menganekanAllano pemain kunci Persija, karena keduanya pernah setim di serie B liga Brasil.
“Jefferson kenal Allano? Allano kenal Jefferson? Saya pikir untuk ini, tidak perlu memberi tahu terlalu banyak hal kepada Jefferson karena dia mengenal pemain tersebut dan saya tahu bahwa Allano juga mengenal Jefferson” papar Tavarez.
“Bruno Moriera mengalami cedera, dan pemain lain di tim kami juga belum 100% fit, jadi mari kita lihat. Saya tidak bisa memastikan apakah mereka bisa bermain atau tidak” terang Tavarez.
Tavarez berharap tim medis dapat memberi kabar baik kondisi pemain yang sedang sakit dan cedera. “Saat ini yang bisa saya andalkan adalah para pemain yang sedang berlatih, dan saya berharap beberapa dari mereka kondisi fisik dan staminanya dapat membaik atau bisa menjadi solusi untuk pertandingan berikutnya” lanjutnya.
Persebaya masih menyimpan satu nama penyerang Bruno Paraiba. Namun lagi-lagi penyerang asal negeri Samba ini belum dalam kondisi 100 persen fit.
“Belum 100%. Itulah mengapa dia tidak bermain sejak awal di pertandingan terakhir. Mari kita lihat. Dia terlalu lama cedera. Terlalu lama berhenti bermain” terang Tavarez.
“Di pertandingan terakhir dia bermain beberapa menit lebih lama, tetapi dengan situasi ini kita perlu melangkah selangkah demi selangkah karena jika kita memainkannya, tentu saja, tetapi jika kita memainkannya dan setelah terlalu lama mungkin dia cedera lagi”
“Dan setelah lebih lama lagi, jadi harus hari demi hari dan sesuai dengan laporan tim medis, kita akan melakukan analisis dan setelah itu kita akan membuat keputusan” paparnya.
Total pemain Persebaya yang cedera berjumlah enam pemain. “Totalnya enam. Ini sangat sulit, tetapi kami memiliki lebih dari 11 pemain. Jadi, kita harus selalu berpikir positif” sambungnya.
“Tentu saja, kami ingin mengandalkan para pemain untuk meningkatkan persaingan di lapangan saat latihan, dan ini memungkinkan para pemain untuk berkembang lebih baik”
“Kondisi latihan yang lebih baik juga akan meningkatkan performa tim karena adanya persaingan saat ini. Kita perlu berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan persaingan dalam latihan, dan kami berharap tim medis dapat melakukan yang terbaik agar mereka dapat pulih dengan cepat” papar Tavarez.
_________________________________________________
greenforce.co.id
tonirupilu/pre
yans.loss27/pho




